Nah, Dewan Ancam Tutup Batching Plant Jika Tak Berizin

Berita Daerah

TANJABBAR – Keberadaan Bathcing Plant di jalan Prof Dr Sry Soedewi Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar diduga tidak punya izin, namun tetap beroperasi mendapat respon dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjabbar.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tanjabbar, H. Syafril Simamora, dengan tegas menyatakan bakal memanggil pemilik Bathcing Plant jika benar tidak mengantongi izin resmi.

Bahkan, jika terbukti tak memiliki izin operasional, dipastikan dewan akan menutupnya usaha tersebut.

“Nanti akan kami tanyakan ke pihak Perizinan, apakah selama ini dia mendirikan bahtcing plant itu sudah ada izinnya apa belum”, ujar Wakil Ketua DPRD yang akrap disapa Ucok Mora. Selasa (22/10)

Ia juga akan memanggil pemilik Dinas terkait untuk mengetahui lebih detailnya, tentang hal ini.

“Kami sebagai anggota DPRD ini kan fungsi kami sebagai pengawasan, kami akan panggil pihak terkait, karena kita harus tau dulu administrasinya seperti apa. Apabila terbukti tidak memiliki izin, bisa kita tutup,” tegasnya.

Ia menjelaskan, apabila izin Hinder Ordonantie (HO) telah dicabut, mereka (pemilik Bathcing Plant) seharusnya sesuai dengan aturan tidak di bolehkan lagi beroperasi.

Kata dia, sesuai dengan aturan jangan kan mendirikan Bathcing Plant, mendirikan bangunan (Rumah-red) saja harus terlebih dahulu harus melengkapi persyaratan IMBnya.

“Kita tidak perdulilah itu punya siapa, kalau memang nanti terbukti Tidak ada izin, akan kita bongkar,” Tegas politisi PAN ini. (Hry)