Diacuhkan Sinarmas, Warga Jelatang Akan Geruduk PT. KDA

Daerah Hukrim

PAMENANG – Terkait dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT. Kresna Duta Agroindo (KDA) di Desa Jelatang, Kecamatan Pamenang, Merangin, langsung ditanggapi oleh pihak perusahaan.

Amrin Sitorus, Manager Pabrik PT. KDA Jelatang MIL menyampaikan bahwa pihak perusahaan dalam waktu dekat akan melakukan Fogging.

“Fogging hari Selasa nanti akan kita lakukan” ungkap Amrin Sitorus selaku Manager Pabrik PT. KDA jelatang MIL melalui pesan dari whatsApp, Sabtu (12/10/2019).

Ternyata sebagian besar masyarakat Desa Jelatang, khususnya yang terdampak langsung dari pencemaran limbah asap yang dihasilkan oleh pabrik pengolahan kelapa sawit (CPO) milik Sinarmas Group tersebut dengan tegas dan kompak menolak Fogging seperti yang disampaikan pihak perusahaan.

Baca Juga :  Turun Langsung Ke Lokasi Karhutla, Evi Minta Tindak Tegas PT Sinarmas

“Bukan hanya Fogging saja yang kami butuhkan, kami mau limbah asap atau abu boiler tidak memasuki rumah kami lagi,” kata Samsir warga sekitar Pabrik dengan nada keras dan emosi.

Tak sampai disitu, warga Jelatang juga juga meminta kepada pihak pabrik agar mengabulkan atau memenuhi permintaan masyarakat Jelatang yang telah lama menunggu jawaban dari pihak perusahaan untuk menaikkan harga Tandan Buah Sawit (TBS).

“Kami masyarakat jelatang, minta kepada pabrik agar harga TBS dinaikkan khusus untuk petani Jelatang. Tak itu saja, masih banyak lagi tuntutan kami yang selama ini belum dikabulkan PT KDA,” ungkap Samsir dengan nada kesal.

“Jika perusahaan tidak bisa mengatasi pencemaran lingkungan ini. Kami pastikan dalam waktu dekat, kami atas nama masyarakat Jelatang akan melakukan aksi demo besar-besaran. Dan dalam aksi tersebut kami para Petani dan masyarakat Jelatang akan menggeruduk Pabrik PT KDA,” tegas Samsir dengan wajah serius.

(Hsb)