Bupati Tinjau Proyek Pembangunan Jalan di Pedesaan

Pemerintahan Sarolangun

SAROLANGUN – Sebagai seorang Kepala Daerah tentu ingin mengetahui sejauh mana progres pekerjaan pengaspalan jalan, karena jalan merupakan akses untuk menunjang perekonomian masyarakat, terutama Bagi daerah pinggiran.

Selasa (01/10/2019) sekira pukul 08:30 Wib, Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra Keluar dari rumah dinas Bupati dengan mengenakan Baju IOF berwarna Cream dengan sepatu kulit warna coklat langsung masuk ke mobil BH 1 SZ dan bergerak melintasi Jalan Lintas Sumatra menuju Desa Jelatang, Kabupaten Merangin.

Kehadiran orang nomor satu di bumi sepucuk adat serumpun pseko ini hanya melintas saja, karena tujuan utamanya ialah meninjau pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan yang dilaksanakan pada anggaran APBD Kabupaten Sarolangun tahun 2019 di Kecamatan Air Hitam dan Kecamatan Mandiangin.

Diantaranya proyek pengaspalan jalan sepanjang 8 KM di Desa Mentawak Ulu yang berbatasan dengan Kabupaten Merangin, Desa Mentawak Baru, Pengerasan Jalan sepanjang 5 Km, Pembangunan DAK Fisik tahun 2019 di Objek Wisata Dam Ayik Muap Desa Jernih, hingga meninjau pembangunan lokal di pondok pesantren Babussalam, Jl Krakatau RT 15 Dusun Sumber Dadi, Desa Mentawak baru.

Bupati juga melakukan peninjauan lokasi pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0420/Sarko di Desa Lubuk Jering Kecamatan Air Hitam, pembangunan Mesjid Kecamatan Air Hitam, serta meninjau lokasi proyek pengaspalan dan pengerasan jalan sepanjang 1,5 KM di Desa Petiduran Baru, Kecamatan Mandiangin.

Dikatakan Bupati, proyek Pengaspalan dan Pengerasan jalan di Desa Mentawak Ulu–Desa Mentawak Baru sudah selesai dikerjakan hingga 100 persen, sepanjang 8 KM dengan anggaran lebih kurang 24 miliar rupiah.

“Dari Mentawak Ulu ke Mentawak baru dengan panjang lebih kurang 8 kilo meter ini, pekerjaannya sudah 100 persen, dilanjutkan lagi nantimelanjutkan pembangunan jalan ini,” katanya.

Kata Bupati, Pengaspalan jalan ini sangat di idamkan oleh masyarakat setempat untuk menunjang perekonomian. Sebab dengan akses jalan yang lebih baik, masyarakat lebih mudah dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan serta aktivitas lainnya.

“Jalan seperti inilah yang di idamkan oleh masyarakat kita karena dengan dibangunnya ini mereka akan menikmati hasil-hasil dari pada pembangunan jalan seperti ini terutama di daerah Transmigrasi, nanti kita juga tinjau di Kecamatan mandiangin yang lokasinya,” ucapnya.

Selain di desa Mentawak Ulu–Desa Mentawak Baru, Pemkab Sarolangun juga melakukan pembangunan jalan di Kecamatan Pauh yakni daerah Sepintun– Taman Bandung hingga Lamban Sigatal, serta pembangunan jalan di Kecamatan Mandiangin dari Desa Jatibaru–Desa Butang Baru.

“Insaallah tahun depan akan kita selesaikan yang tinggal sedikit-sedikit ini, sekarang jalan ini tembusnya jalan provinsi, inilah kita berjuang. Mentawak Ulu sampai ke Pematang Kabau Bukit Suban itu memerlukan perhatian oleh provinsi Jambi, saya berharap tahun depan provinsi bisa lebih maksimal. Saya sudah bilang dengan pak Gubernur agar jalan di Kecamatan Batang Asai dan Pauh– Air Hitam ini yang difokuskan,” katanya.

Dalam kesempatan ini tampak juga Asisten I Arif Ampera, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Helmi, Kasat Pol PP Riduan, Kakan Kesbangpol Solahuddin Nopri, Kabag Pembangunan Masri, Kabag ULP Arif Hamdani, Kabid Bina Marga HADI Sarosa, Kabid Sarpras Bappeda Bahder Johan, Kasi di BM Ahmadi Ucu, Camat Air Hitam Busra Desman, serta jajaran pegawai di lingkungan instansi terkait.

(Ajk)