PAUD, TK, dan SD di Merangin Besok Diliburkan

Daerah Pemerintahan Pendidikan
  • Akibat Kabut Asap dan Kondisi Udara yang Tidak Sehat

MERANGIN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin mengeluarkan instruksi meliburkan proses pembelajaran di seluruh sekolah jenjang PAUD, TK/RA, dan SD/MI baik negeri maupun swasta terhitung 16 hingga 18 September 2019.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Merangin M. Zubir mengatakan, keputusan meliburkan seluruh aktivitas sekolah itu sejalan dengan surat edaran Bupati Merangin Nomor 421.2/1301/SE Disdikbud/2019 tentang Libur Sekolah Terkait Keadaan Cuaca/Kabut Asap.

Surat edaran Pemkab Merangin/Ist

Dalam surat edaran tersebut Pemkab Merangin meliburkan sekolah didasarkan pada kondisi kabut asap yang semakin pekat dengan indikator indeks standar pencemaran udara (ISPU)  sejak beberapa hari terakhir masuk pada level tidak sehat.

Kemudian selama sekolah diliburkan, para guru diminta memberikan tugas pekerjaan rumah bagi para peserta didik, dan bagi peserta didik agar mengurangi aktivitas di luar rumah serta selalu menggunakan masker.

Salah satu orang tua siswa, Kasri yang putrinya masih kelas lima SD menyambut baik keputusan Pemkab Merangin yang meliburkan jenjang pendidikan tingkat PAUD, TK, dan SD sederajat itu.

“Sebenarnya kalau tetap masuk sekolah kami khawatir. Anak-anak masih susah disuruh memakai masker. Kalau libur, setidaknya di rumah kami bisa meminta agar tak keluar rumah dan mengawasi langsung kegiatan mereka,” kata Kasri. (rdc)