Heboh Anak Yatim Gagal Masuk Paskibra Gegara Anak Pejabat. Media Sosial Diramaikan Dengan Sosok Diduga Yang Mengantikan si Anak Yatim

Diduga Anaknya Lulus Jadi Anggota Paskibra Tanpa Tes, Akun IG Plt Bupati Dibanjiri Hujatan

Nasional Viral

SUMATERA UTARA – Viralnya kasus Koko Ardiansyah yang gagal masuk Paskibraka membuat warganet ramai-ramai menghujat Bupati Labuhanbatu dan putranya.

D, putra bupati Labuhanbatu diduga masuk jalur khusus tanpa seleksi, setelah Koko dinyatakan gagal masuk Paskibraka.

Instagram D dan @andi_suhaimi, milik Bupati Labuhanbatu pun penuh dengan bullyan.

Setiap postingan D dan Andi Suhaimi langsung melejit dengan ribuan komentar setelah kasus ini mencuat.

Seperti yang terlihat di akun Andi Suhaimi. Padahal, akun tersebut bisa jadi sudah tidak digunakan Andi lagi. Karena unggahan teranyarnya tertanggal 7 Juli 2016, atau tiga tahun lalu.

Namun, netizen tak peduli, semua tumpah ruah di kolom komentar.

“Selamat ya pak anak nya masuk paskibraka, sungguh berprestasi sekali anak nya dalam menggeser posisi orang lain,” komen @05teguhanugrah.

“Biar anaknya bisa buktikan bahwa anaknya bisa katanyaaa. Iya bisa buktikan bahwa anaknya merebut kebahagian org lain dengan cara yang salah… Malu dong pak malu,” lanjut akun @ratul_hfu.

“Pancasila sila ke-5 apakah sudah dilupakan?,” tulis @93_4545___ams.

“Punten pak, sila ke-5 dalam pancasila “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia”. Hargai hak orang lain,saya tau disini bapak punya jabatan yang tinggi,bapak orang terpandang,tapi bukan berarti bapak harus merendahkan atau tidak memandang hak orang lain.Kalo begini jabatan bapak harus dipertanyakan,ini bapak real dari 0 atau pake kertas :),” beber @devinaaanandia_.

Instagram D pun sama. Pada unggahan terbarunya Maret 2019, banjir dengan hujatan.

Salah satunya dari akun miftahemifta. “Tinggimu berapa ya…trus prestasimu apa…jika kamu bisa berjuang dr hasil jerih payahmu sendiri itu jauh lebih terhormat…masa depanmu masih panjang…jika kamu mengambil sesuatu yg sejatinya bukan hakmu itu tdk akan berkah.. kembalikanlah sj kpd org yg berhak mendapatkannya,” tulisnya.

Sebelumnya,  dalam akun Youtube iNews, Kabid Pemuda Dispora Labuhanbatu, Awaluddin Siagian yang diwawancari soal kasus Koko,  mengatakan pemilihan anggota Paskibraka adalah kebijakan dari bupati.

Masuknya D ke dalam anggota Paskibraka disebutnya memang untuk menguji mental D. “Itu kebijakan pimpinan,” ujarnya.

Sumner : Pojoksatu.id