Penemuan Mayat Perempuan di Tegal Terungkap, Pelakunya Saudara dan Sahabat

0
2384
Polisi olah TKP penemuan mayat di dalam karung. Foto : istimewa
Polisi olah TKP penemuan mayat di dalam karung. Foto : istimewa

JAWA TENGAH – Penemuan mayat dalam karung di rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah menghebohkan warga. Makin membuat sadis, saat mayat remaja perempuan itu terungkap dibunuh oleh rekannya sendiri.

Dilansir Kompas.com, penemuan mayat dalam karung pada Jumat (09/08/2019) itu, berawal dari bau busuk yang menyengat. Singkat kata, bau busuk itu rupanya jasad remaja 16 tahun yang sebelumnya telah hilang 5 bulan, atau 10 hari sebelum puasa ramadhan.

Kejadian ini terus terungkap dan menjadi viral, lantaran jejak pembunuhan menyiratkan kekejaman dan seakan pembunuh berdarah dingin.

Pasalnya, korban yang diduga tewas lebih dari 3 bulan itu, dihabisi oleh 5 orang, salah satunya perempuan.

“Tersangka ada lima orang. Iya sudah kita amankan ke Polres,” kata Bambang Purnomo saat dikonfirmasi tribunnews.

Salah satu perempuan itu, adalah teman masa kecil korban. Keduanya bersahabat, namun diduga karena cemburu buta, Nurhikmah pun dihabisi.

Selain tega menghabisi putri pasangan Imam Maliki (40) dan Sosimah itu, tersangka seolah tak merasa ketakutan atau berdosa. Ia terungkap, menjalin hubungan dengan Rizal, pacar korban setelah pembunuhan. Jejak digital tersangka pun viral, saat penemuan mayat di rumah kosong itu.

Sahabat Nur, diduga terlibat cinta segitiga
Sahabat Nur, diduga terlibat cinta segitiga

Sejumlah foto E, saat penemuan mayat, menyebar di media sosial. Perilaku seakan menyimpang itu, makin terungkap, saat warganet menjajal akun remaja tersebut.

Sedikitnya 5 unggahan akun Ella Ello, menjadi sorotan tajam warganet. Hingga Rabu (14/08/2019) sekitar pukul 03.00 Wib, unggahan pada 24 Mei, dibanjiri kecaman dan umpatan warganet. Hampir 1000 komentar, memenuhi kolom unggahan yang diperkirakan sebulan usai pembunuhan.

“Nih anak psikopat banget, korban berbulan bulan ga ketemu, si pelaku ini masih bisa FB an tanpa rasa takut. Mungkin nih anak msh ada darah keturunan dr seorang pembunuh (psikopat),” tulis Matheus Barnas geram.

“Pengen mas rizal jd ngebunuh teman sendiri yaaa,” tulis Putra Buana.

Lebih miris lagi adalah, saat terungkap para pelaku ternyata masih memiliki hubungan saudara dengan Nur yang jenazahnya di otopsi di Ruang Jenazah RSUD Dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, Sabtu (10/8/2019).

“Satu pelaku masih saudara dengan ibu saya. Yang jelas, semuanya saudaraan dengan saya,” kata Imam Maliki (40) saat berada di ruang penyidik Satreskrim Polres Tegal. (Erw)