PT Indofood Sukses Makmur TBK, mengelar seminar Era Digital, Kamis (1/8/2019) di Grand Hotel, Kota Jambi, Provinsi Jambi. Foto : DinamikaJambi.com

Guna Memajukan UKM di Indonesia, Bogasari Gelar Seminar Era Digital di Jambi

Berita Bisnis Berita Daerah

JAMBI – PT Indofood Sukses Makmur TBK Bogasari Division menggelar seminar Kunci Informasi dan Teknologi (KIAT) managemen Usaha dan Marketing Kekinian, di Grand Hotel Jambi, Kamis (1/8/19).

Kegiatan seminar yang dibuka oleh Management Bogasari Jambi, Djokas Siburian ini mendatangkan langsung sumber Pemasaran Era Digital, Syaputra Kamandanu Sofwan, Wiji Erniati Owner Ivan Bekary Jambi, dan Ahmad Darullah Asistant Manager SME dan BBC Development PT. Indofood Sukses Makmur TBK Bogasari Division.

Dalam tersebut diikuti oleh 250 lebih peserta yang merupakan Mitra UKM Bogasari Provinsi Jambi, dari beberapa daerah yang ada di Bumi Tali Undang Tambang Teliti, seperti Kabupaten Bungo dan yang lainnya.

Seminar tersebut, merupakan kegiatan rutinitas Bogasari yang selalu dilakukan setiap tahunnya di beberapa Kota yang ada di Indonesia.

Dikatakan oleh Ahmad Darullah, selaku Asissten Manager SME dan BBC Development PT Indofood Sukses Makmur TBK Bogasari Division, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para UKM Mitra Bogasari, agar bisa merubah cara usaha dan marketing menggunakan digital.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan peserta yang hadir, pelaku usaha UKM yang menggunakan tepung terigu Bogasari di Jambi ini, sangatlah sedikit sekali yang memakai cara marketing menggunakan era digital.

Oleh karena itu, sangat diharapkan setelah mengikuti seminar tersebut para UKM di Jambi bisa merubah yang cara usaha mereka, dari yang tadinya tradisional ke digital.

“Ya tujuan seminar ini, adalah untuk merubah cara usaha mitra kita untuk menggunakan digital. Karena tadi saya lihat hanya sekitar 20 persen yang sudah, melakukan cara digital. Padahal kan cara digital itu sangat besar pengaruhnya, dalam mengembangkan usaha mereka.” kata Ahmad Darullah.

Dirinya menyampaikan bahwa saat ini semua bidang itu sudah menggunakan digital, termasuk penjualan. “Nah kan kebanyakan kita masih tradisional ni, tukang roti tukang mi. Beberapa sudah ada yang masuk online penjualannya, tetapkan masih sedikit sekali, padahal nilai digital itu sudah terus berkembang. Kenapa UKM kita tidak kita ikutkan disana.” tambahnya.

“Nah setelah kita telusuri, memang para pelaku usaha UKM ini belum mengerti cara-caranya bagaimana.” paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya langsung menyambangi beberapa kota di Indonesia untuk dilakukan seminar Management Usaha dan Marketing Kekinian tersebut.

“Jadi kita ada 23 kota, kita sambangi untuk seminar dan marketing kekinian. Jadi kita baru mulai pertengahan Juli, dan ini yang ke 6, pertama Solo, Jogja, Aceh, Medan, Padang dan Jambi yang ke 6. Jadi masih ada 17 kota lagi, sampai nanti Kediri Jawa Timur dan sebagainya.” imbuhnya.

Untuk itu, sesuai dari inti KIAT itu sendiri yang penerimaannya paling baru, maka pihaknya akan terus berusaha agar UKM ini dapat Update dan dari sisi teknologinya.

“Sehingga mengerti cara menggunakan usaha melalui Digital itu bagaimana. Jadi kalau ini seperti ini, seperti ini.” bebernya.

Selain itu, dalam seminar ini juga pihaknya sehari memperkenalkan Produk baru dari Bogasari, yakni Naturic. Sebuah produk alami yang bermanfaat baik bagi kesehatan.

“Jadi seluruh gandum itu diolah jadi Naturic. Jadi manfaatnya itu, seratnya tinggi bagi kesehatanlah. Kan orang-orang sudah mulai peduli dengan kesehatannya.” ujarnya.

Dalam seminar tersebut, selain memberikan motivasi tata usaha menggunakan digital, para peserta pun juga diberi tatacara bagaimana membuat kue dengan resep baru, dan menghiasinya agar terlihat lebih menarik para konsumen.

(Nrs)