Jangan Khawatir, Ketersediaan Pangan Jelang Idul Adha Dipastikan Tercukupi

Berita Daerah

JAMBI – Jelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah tahun 2019, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi pastikan ketersediaan bahan pangan di Provinsi Jambi tercukupi.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Amir Hasbi saat dikonfirmasi, Jumat (26/7) dari hasil pantauannya, ketersediaan pangan seperti beras, daging, telur, sayur-sayuran dan bumbu-bumbu lainnya aman, ketersediaannya mencukupi kebutuhan masyarakat.

Selanjutnya, mengenai harga pangan terhadap beberapa komoditi, dirinya memprediksikan akan terjadi kenaikan, namun masih dalam batas harga yang wajar.

“Hal yang biasa ketika setiap peringatan hari besar keagamaan nasional, akan terjadi sentimen harga di pasar. Namun masih dalam batas harga yang wajar, seperti harga telur, cabe. Bawang dan bumbu-bumbu lainnya.” kata Amir.

Namun, untuk komoditi seperti beras dan daging mudah-mudahan aman atau dalam batas harga yang terkendali.

Selain itu, Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Jambi itu mengakui bahwa menjelang Idul Adha, akan selalu terjadi peningkatan konsumen terhadap komoditas pangan. Namun tidak begitu signifikan di bandingkan dengan hari raya idul fitri.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak kawatir tentang ketersediaan dan harga pangan di Provinsi Jambi. Karena Tim Satgas Pangan akan terus memantau, terkait perkembangan ketersediaan dan harga pangan.

Oleh karena itu, ia berharap menjelang Idul Adha ini kebutuhan masyarakat akan tetap bisa dipenuhi, dengan harga yang sesuai dengan konduri keuangan mereka.

“Masyarakat tenang dan tidak panik memikirkan tentang ketersediaan dan harga pangan di Provinsi Jambi ini, yakinlah kami Pemerintah Provinsi Khususnya Tim Satgas Pangan, kan setiap saat memantau perkembangan ketersediaan dan harga pangan di Provinsi Jambi.” tandasnya.

Selanjutnya, ia juga selalu menyarankan supaya masyarakat untuk selalu menjadi konsumen yang cerdas, dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan tidak perlu berlebihan.

(Nrs)