11 Terduga Sabung Ayam Dibebaskan, Ini Alasannya

Berita Jambi Hukrim

SUNGAIPENUH – Polres Kerinci membebaskan 11 orang terduga pejudi Sabung Ayam yang di grebek di Desa Sungai Jernih, Sabtu (15/6) sekira pukul 23.00 Wib kemarin.

Pelaku yang sempat ditahan semalam di Mapolres Kerinci itu sejak Senin (17/6) kemarin telah dibebaskan lantaran setelah melakukan interogasi. Dinyatakan pihak Polres Kerinci 11, orang hanya sebatas saksi, lantaran hanya menonton saja.

Sementara hingga kini pihak Polres Kerinci masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang kabur saat pengerebekan.

Kapolres Kerinci AKBP Dwi Mulyanto saat dikonfirmasi melalui WhatsAppnya membenarkan hal tersebut. Disebutkannya bahwa 11 orang terduga pelaku yang digiring ke Mapolres Kerinci beberapa hari lalu hanya sebatas melihat saja. Hingga dirinya menyebutkan bahwa kesebelas terduga pelaku tersebut hanyalah sebagai saksi.

“Bukan pelaku, di duga pelaku. Ternyata yang bersangkutan hanya sebatas saksi. Mereka hanya melihat,” sebutnya.

Selain itu, Kapolres juga menyebutkan bahwa hingga kini pihaknya masih melidik keberadaan pelaku sabung ayam di Sungai Jernih yang berhasil kabur saat pihak polres mengepung lokasi judi haram yang meresahkan warga tersebut.

“Pelakunya masih dilidik keberadaannya,”singkatnya.

Sebelumnya, Polres Kerinci bertindak cepat atas laporan masyarakat adanya dugaan judi sabung ayam yang selama ini sangat meresahkan warga Kecamatan Pondok Tinggi.

Berita Sebelumnya : Polres Kerinci Amankan 11 Orang Penyabung Ayam

Pada Sabtu (15/06) sekira pukul 23.00 Wib, Polres Kerinci yang di pimpin langsung Kabag Ops, Kompol Yudha Lesmana, berhasil melakukan pengrebekan judi sabung ayam yang berlokasi di Dusun Sungai Ampuh, Desa Sungai jernih, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Pada pengrebekan tersebut, mereka berhasil mengamankan 11 orang dan 4 mobil yang diduga milik sabung ayam, dan juga 68 unit sepeda motor yang berada di lokasi diduga terjadinya judi sabung ayam.

Kapolres Kerinci, AKBP Dwi Mulyanto, pada saat menggelar jumpa pers di Mapolres Kerinci pada Senin (17/06) membenarkan telah mengamankan 11 warga yang diduga melakukan pasal 303 Ayat 1 ke 1 KUHP (tanpa hak didepan umum meyelenggarakn perjudian dan turut serta dalam pelaksanaan perjudian dan sebagai mata pencarian) Pidana 10 tahun penjara.

“Benar, saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap 11 laki-laki tersebut, yang di duga melakukan judi sabung ayam, dan juga 4 (empat) mobil,” ungkapnya.

“Pelaku yang berhasil kami amankan dalam penangkapan ini berjumlah 11 orang dan saat ini mereka menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan di Polres Kerinci,” ucap Kapolres Kerinci Dwi Mulyanto Senin (17/6).

Kemudian untuk barang bukti yang berhasil dikumpulkan oleh petugas Lima ekor ayam, Ronde beserta timer, Empat kenderaan roda empat, Enam puluh Tujuh roda dua dan uang taruhan sebesar Rp. 11.893.000,-

“lokasi kejadian tersebut di belakang rumah pak Sofa Dusun Sungai Ampuh, Desa Sungai jernih, kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh,” bebernya.(jul)