Lewat dari 22 Hari, Gubernur Jambi Terancam Tidak Ada Wakil

0
837

JAMBI – Sejak kasus gratifikasi RAPBD 2018 yang mengharuskan Zumi Zola Zulkifli diberhentikan dari jabatannya, membuat kursi jabatannya sebagai Gubernur Jambi digantikan oleh Fachrori Umar yang tidak lain adalah Wakil Gubernur Jambi sebdiri.

Seiring berjalannya waktu, sejak ditinggal Fachrori yang kini sudah resmi menjadi Gubernur, kursi Wakil Gubernur Jambi hingga saat ini masih kosong. Tak heran jika kekawatiran pun muncul dari berbagai pihak, karena mengingat apa jadinya Jambi, jika raja tak didampingi oleh wakilnya.

Selain itu, baru-baru ini juga banyak nama-nama yang beredar bakal menjadi pengisi kekosongan kursi wakil gubernur tersebut. Mulai dari H. Bhakri dari Partai Amanat Nasional, hingga Ratu Murawaroh yang juga merupakan kader dari PAN.

Menjawab kekawatiran tersebut, saat dijumpai awak media, Senin (13/5) Fachrori Umar sedikit memberikan gambaran siapa yang akan menjadi wakilnya di tahta tertinggi Provinsi Jambi.

Ia mengatakan sosok misterius itu adalah kader dari Partai PAN, namun sayangnya Gubernur Jambi itu masih enggan menyebut siapa namanya.

“Dari partai PAN.” singkatnya pada awak media.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat jadwal terkait pelantikan Wakil Gubernur Jambi tersebut.

“Jadi kita sudah membuat jadwal dari Bapanperda, saya sudah menugaskan untuk membuat jadwal, sehingga dalam waktu 2 bulan ini sudah dilantik. Targetnya begitu,” kata Cornelis usai menggelar Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (14/5/19).

Ketua DPRD Provinsi Jambi itu juga menyampaikan, bahwa dalam 2 minggu ini pihaknya akan menyurati seluruh Partai-Partai Politi yang pengusung Zumi Zola-Fachrori pada pilkada kemarin, untuk mengusulkan 2 nama kandidat yang akan menjadi Wakil Gubernur Jambi tersebut.

Itu artinya, jika dalam waktu senggang 22 hari yakni, tanggal 28 Mei hingga 19 Juni 2019 tersebut belum juga ada nama yang diusulkan, maka tahta Wakil Gubernur itu akan kosong hingga Pimilihan Gebernur kedepan.

“Jadi kita akan menunggu selama 22 hari untuk 2 orang kadidat, untuk Wakil Gubernur. Lewat dari 22 hari itu hangus, tidak akan ada Wakil Gubernur lagi.” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap semoga nanti proses ini bisa berjalan dengan lancar, sehingga kedepannya dapat mempermudah tugas-tugas Gubernur Jambi dengan adanya Wakil.

“Mudah-mudahan proses ini berjalan dengan baik, sehingga bisa mempermudah tugas Gubernur dengan adanya Wakil Gubernur.” pungkasnya.

(Nrs)