Dorong Generasi Milenial Untuk Bertani, Dirut PTPN 6 : Harus Bangga Bisa Berkebun

Berita Bisnis Berita Jambi

JAMBI – PTPN 6 Jambi terus berupaya untuk mendorong minat generasi milenial di Provinsi Jambi, agar menumbuhkan niat dalam dirinya untuk berkebun. Menurutnya, selaku harapan bangsa, kaum milenial ini harus bangga untuk berkebun. Baik itu dari sisi bertani, main usaha perkebunan.

Salah satu bukti nyata yang dorongan yang dilakukan PTPN 6 yakni dengan menggelar acara Talk Show di Cafe Uniko Telanaipura Jambi, Minggu (7/4/19) malam.

Dikatakan oleh Direktur Utama PTPN 6 Jambi, Herlino Mahendra Santosa bahwa saat ini semakin hari, minat berkebun generasi milenial lebih cendrung berkurang. Sementara banyak hal yang perlu digali dari perkebunan itu sendiri, yang dapat menghasilkan hal positif.

Untuk itu, melalui even tersebut dirinya menghimbau kepada seluruh kaum milenial khususnya di Provinsi Jambi agar dapat terus melanjutkan perkebunan ini, baik menjadi pengusaha perkebunan, ataupun petani.

Bukan hanya himbauan saja yang dilakukan, kedepannya PTPN juga akan terus mendorong dan berupaya mengembangkan potensi yang saat ini ada pada generasi milenial dengan teknologi yang ada.

Karena mengingat, banyak hal yang dapat diproleh dari perkebunan itu sendiri, baik dalam bentuk barang mentah maupun jadi. PTPN pun juga siap membantu dalam mengembangkan, usaha yang dihasilkan dari perkebunan itu sendiri.

“Kita punya ritme kedepan, untuk kilirisasi. Tadi kita bilang ada teh, selama itu kita mungkin jualnya komoditi, kita suda ada dalam bentuk teh ejing, teh celup dan lain-lain. Demikian juga di kopi, kita juga tidak menutup kemungkinan bawang dan lain-lain. Jadi sangat terbuka untuk bermitra, kapan dan mulai dari sekarang.” paparnya.

Selanjutnya, untuk kaum milenial yang sudah punya ketertarikan berani, dirinya menghimbau untuk membentuk sebuah kelembagaan, kelompok tadi atau koperasi. Sehingga nantinya dapat kemudahan seperti pupuk dan lain sebagainya.

Selain itu juga, bagi para petani karet yang saat ini merasa tercekik dengan harga yang terlalu rendah, agar membentuk sebuah kemitraan. Karena dengan begitu, bisa memperoleh harga yang lebih baik.

“Karena dengan membentuk kemitraan, ada koperasi, itu akan menjadi nilai tambah untuk semua anggota. Baik dari sisi perlengkapan, maupun harga.” jelasnya.

Apakah perlu merubah, dari yang tadinya menanam sawit atau karet dengan tanaman yang lain ? Dirut PTPN itu menyampaikan mengapa tidak, jika peluang dari tanaman lain lebih menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi.

“Kita juga harus lihat potensi pasar, kecocokan tanah, dan cuaca. Kalau memang cocok, dan pasarnya ada ya saya rasa itu lebih baik.” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam acara Talk Show tersebut dihadiri ratusan kaum milenial Provinsi jambi, dan Putri Indonesi Jambi tahun 2018, Amelia sebagai bintang tamu.

(Nrs)