Longsor, Pohon Besar Tumbang, Tutup Akses 4 Desa

Berita Jambi

SAROLANGUN – Tingginya intensitas hujan di hulu Kecamatan Limun tepatnya di Bukit Bulan membuat kondisi tanah yang labil, kemudian longsor.

Akibatnya, jalan poros satu-satunya masyarakat terputus. Akses utama warga 4 desa makin tak bisa dilalui, setelah pohon tumbang.

Warsun Arbain selaku warga setempat kepada media ini mengatakan, curah hujan yang tinggi ditambah struktur tanah labil mengakibatkan longsor.

“Ada 4 desa yang menjadi terisolir akibat jalan tertimbun longsor. Diantaranya Desa Tamalang, Desa Meribung, Desa Mersib, Desa Berkun, Desa Tapal Melintang. Jalan tersebut adalah satu-satunya akses jalan warga Bukit Bulan menuju Kota Sarolangun. Saat ini masyarakat empat desa yang ada di dalam bukit bulan tidak bisa menjalankan aktivitasnya karena tidak bisa melewati jalan itu,” kata Isun sapaan akrabnya

Menurut Warsun, sampai hari ini warga setempat belum menemukan jalan alternatif lain agar masyarakat bisa melewati jalan tersebut, karena kiri dan kanan tebing dan jurang.

“Kita berharap kepada pihak terkait harus ambil langkah cepat untuk mengatasi jalan ini agar bisa dilalui oleh masyarakat bukit bulan,” imbuhnya

Sementara itu Suaidi Camat Limun saat dikonfirmasi mengatakan kejadian longsor terjadi pada Sabtu (16/2) malam ketika hujan lebat. Hujan menyebabkan longsor di beberapa titik di wilayah Bukit Bulan

“Kita menerima laporan dari kepala desa disana memang benar, kejadian malam minggu didesa tamalang. Saat ini masyarakat belum bisa lewat. Hal ini juga kita sudah konfirmasi pihak Dinas PUPR untuk segera mengatasinya,” jelas Camat

Kendati demikian, camat menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Bukit Bulan agar berhati-hati ketika melintas daerah yang sering longsor.

“Cuaca kini tak menentu, sewaktu waktu bias saja terjadi longsor susulan, maka dari itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat hati-hati saat melintas, jika hujan turun jangan melintas dulu, karena kita tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan, “Imbhuhnya

Ditempat terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Trianto melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Yen Iswadi mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi kejadian. Agar permasalahan tersebut segera teratasi dan masyarakat bisa beraktifitas normal kembali.

“Tim kita dari BPBD sudah turun dilokasi, mudahan tim yang kita turun tersebut bias mengatasi persoalan ini sehingga masyarakat bisa melalui jalan tersebut,” tandasnya (Ajk)