7 Tahun Dinanti, Danau Pauh Sarolangun Dianggarkan Rp 21 Miliar

Berita Daerah

SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendapat bantuan Rp 21 Miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui Balai Wilayah Sungai Sumatra VI Jambi untuk membenah sekaligus menata Danau di Kecamatan Pauh. Jika terwujud, pembenahan kawasan ini bakal menambah destinasi wisata di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Bidang SDA melalui Kasi irigasi, Muhammad Ibnu, usulan dari Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (14/2).

Bilang Ibnu, sebenarnya usulan tersebut sudah lama dilayangkan pihaknya. Secara berturut-turut pada tahun 2012 dan 2014 sudah disampaikan. Namun pada tahun 2018 diusulkan kembali dan akhirnya anggaran tersebut terwujud untuk anggaran 2019.

“Info sementara iya, sekarang sudah masuk tender, pertama bulan Desember 2018, tender ulang bulan Januari 2019,” kata Ibnu.

Pengusulan pembangunan bendungan itu juga merupakan upaya kerjasama antara bidang SDA dengan pihak Cipta Karya, dengan harapan pengembangannya bisa berdampak bagi masyarakat setempat.

“Kalau itu dibangun harapan kita bisa juga untuk objek wisata, pengairan pertanian sawah disekitar dan air bersih,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Sarolangun diketahui tak henti-hentinya terus melakukan upaya dalam pengembangan destinasi wisata.

Upaya tersebut, didukung pula dengan eksotisme dan alam nan asri di setiap kecamatan yang ada. Potensi destinasi wisata yang tak kalah menarik dari daerah lain, mulai dari Kecamatan Batang Asai, CNG, Limun, Singkut, Air Hitam dan Pauh.

Meskipun anggaran itu langsung dikelola oleh pihak provinsi, namun dia berharap BWSS berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Jelas, itu memang di kelola langsung oleh mereka, tapi kita harapkan ada koordinasi juga dengan pemerintah daerah,” tandasnya (Ajk)