Warga Buang Sampah Depan Petugas Minta Maaf, Warganet Kritik Pedas Sanksinya

Berita Viral

VIRAL – Buang sampah ke aliran sungai dihadapan petugas yang viral dari Rabu (30/1), berakhir dengan penindakan oleh pihak terkait. Meski demikian, maha benar warganet kembali membuat sorotan baru, yakni denda pada pembuangan sampah dan petugas yang masih berada di aliran sungai.

Dikutip dari laman Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, warga yang membuang sampah dikenakan denda Rp 300.000. Tampak petugas dan polisi dalam unggahan foto di laman tersebut.

Pagi ini Bidang Pengawasan Penegakan Hukum Dinas LH Provinsi DKI Jakarta melakukan penindakan terhadap masyarakat yang buang sampah sembarangan di kali krukut bawah kebon tanah abang jakarta pusat. Yang bersangkutan dikenakan uang denda Rp. 300.000,- dan berjanji untuk tidak melakukannya kembali. #dinaslhdki #dkijakarta #jakarta #malubuangsampahsembarangan #perda3tahun2013 #BidangPPH (Kamis, 31 Januari 2019)

Ternyata, warganet masih belum puas dengan sanksi yang didapat pria bertato yang membuang sampah. Selain denda yang kekecilan, warganet juga meminta sanksi lainnya seperti sanksi sosial membersihkan sampah di aliran sungai atau kali.

“Terlalu ringan pa..bawa motor perlengkapan ga lengkap saja tilang makasimal pdahal itu hnya kesalahan sendiri dan dirasakan sendiri kalau celaka..ini buang sampah mencelakakan bnyk org krna mengakibatkan banjir 😁😁mohon kedepan diberlakukan efek yg lebih galak pa,saat nya berubah utk lebih baik 🇮🇩🇮🇩🇮🇩,” tulis akun Andriansyah

“Buset 300k blom cukup buat nanganin banjir karna sampah yang dia buang aturan kerja selama 3bln suruh bersihin kali sampe ga ada sampah tuh,” komentar akun Facebook Aris.

Menariknya, warganet juga mempertanyakan nominal denda 300 ribu itu. Salah satu warganet mengungah meme bertuliskan Perda DKI nomor 3 tahun 2013. Dimana, dalam Perda tersebut denda pembuang sampah adalah 500 ribu.

“Kok 300 RB sih bukannya dendanya 500 RB yak??,” tanya Andreas

Ternyata, besaran denda yang dibayarkan warga berinisial MS itu, lantaran tak memiliki uang. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Pengawasan dan Penegakkan Hukum Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Mudarisin dilansir Kompas.

“Karena MS tidak mempunyai uang yang cukup untuk membayar denda, maka dia hanya sanggup membayar senilai Rp 300.000. Semoga ini menjadi pelajaran bagi semuanya agar tidak membuang sampah sembarangan apalagi membuang ke sungai,” ujar Mudarisin

Selain denda, warganet paling banyak menyoroti keberadaan petugas yang masih berada di kali. Berbagai komentar, menyoroti petugas berompi oranye itu

“Lah petugas yang di sungai kok gak naik-naik? Disitu mulu 🤣 dan tatapannya masih sama,” kata Alfred Saputra

“Kasihan bapak petugasnya. Dari kemarin gak pindah posisi takut kehilangan barang bukti kali ya.. 😁😁 ” tulis Purwati Ningsih

(Erw)