Alamakkk.. Caleg Gerindra Ini Mengaku Didatangi Wartawan Suruhan PAN Soal Beasiswa

Berita Politik Pendidikan

JAMBI – Terkait Masalah Pembagian Beasiswa yang dilakukan oleh Calon Legislatif (Caleg) Partai Gerindra Dapil Kabupten Muaro Jambi, Sukma Dewi mengaku didatangi orang suruhan Partai PAN.

Bilang Dewi, bahwa sebelumnya ada 2 orang dari media di Jambi yang konfirmasi terkait beasiswa yang dijaringnya di Desa Parit, Kecamatan Sungai Gelam. Namun mereka merupakan orang suruhan dari Partai PAN.

“Kemaren ada juga, 2 orang konfirmasi begitu. Saya bilang, saya tidak takut. Kalaupun mau kamu angkat, saya juga tidak takut, saya intinya hanya berbuat baik. Saya duduk pun, itu juga karena suara rakyat. Kalau suara rakyat tidak ke sayo, saya tidak duduk Lo saya bilang. Mau ini dimasukkan silahkan.” jelas Dewi saat ditemui dirumahnya, Senin (24/12).

Berita Terkait : Kasus Caleg Gerindra Diduga Bagi Beasiswa, Panwaslu Turun Tangan

Saat ditanyakan dari media mana orang tersebut, wanita paruh baya itu tidak mau menyebutnya. Hanya saja dikatakan itu adalah suruhan orang PAN dari Sungai Gelam.

“Itu dari PAN, ruponya. Dio disuruh dari PAN. Namanya tidak saya sebutin, dionyo dari Jambi. Disuruh orang PAN dari Sungai Gelam. Dari Jambi lo medianya, laki-laki umurnya 20-an.” imbuh warga Talang Bakung, Kota Jambi itu.

Karena kantuk soal pertanyaan yang ditanyakan 2 orang tersebut, akhirnya Dewi memberikan usulan kepada mereka untuk mengikuti program Badan Ekonomi Kreatif. Baginya kegiatan itu, selain menambah wawasan, juga bisa mendapatkan duit.

“Kamu mau ikut saya gak nanti, untuk ikut kreatif pemuda-pemuda, ada namanya Badan Ekonomi Kreatif, itu ada 16 bidang. Itu bantuan untuk kamu media nanti, mau gak nanti. Tapi tahun ini udah tutup Desember saya bilang. Nanti Januari-Februari, mungkin bulan ke 4 pak Sutan Adil adakan, saya ajak kamu,” katanya.

Sebut PDI Perjuangan

Selain itu, dirinya juga menyinggung bahwa pihak Partai PDIP diposisi tersebut pasti dirinya akan dirusuhi habis-habisan. Karena itu orang PAN, mungkin dirinya mengira Ia takut.

“Enakkan kamu ngerusuhin orang, atau enakan kamu mendapatkan ilmu, terus kamu dapatkan duit, terus kamu berkembang. Tapi kalau mau ikut ngerusuhin orang ya silahkan, sama orang PAN itu, rusuhinlah saya. Terus ya buk iya buk, dia bilang tolong jangan bilangin saya. Terus saya bilang ya gak lah, saya PAN koalisi kok. Mungkin kalo ketemu orang PDI, mungkin sayo dihantam. Karena mungkin ini PAN, mungkin dia takut.” tandasnya. (Nrs/Win)