Warga 3 Desa di Pamenang Kecewa Berat, Jalannya Tak Kunjung Diperbaiki

Berita Daerah

MERANGIN – Masyarakat 3 desa di kawasan Kecamatan Pamenang, seperti Keroya, Tanjung Gedang, dan Empang Benao merasa kecewa. Bagaimana tidak, memiliki anggota dewan berdomisili setempat, seharusnya bisa membantu laju pembangunan di daerah nya, namun malah seperti tak terurus.

Sementara itu, Bupati Merangin pun seakan acuh dan hanya mengumbar janji saja. Pasalnya jalan yang berstatus tanggung jawab Pemerintah Kabupaten, yang katanya ingin diperbaiki, hingga saat ini tidak pernah dilakukan perbaikan. Sehingga semakin hari, kian parah dan sangat membahayakan bagi pengendara yang melintasinya.

Sebelumnya, masyarakat sangat mengharapkan Syaparuddin, selaku anggota DPRD Dapil III dari Desa Keroya tahun 2014-2019. Namun hasilnya tetap sama, tidak ada yang dillakukan untuk kemajuan desa tersebut, hingga akhirnya ia mengundurkan diri jabatannya di tahun 2018 ini.

Melihat keadaan jalan yang saat ini semakin memburuk, lobang dimana mana, becek dan licin. Tak ayal masyarakat setempat pun mengeluh, karena bagi mereka percuma punya anggota dewan yang tinggal di desa tersebut, jika mengurus jalan saja tak mampu. Jangan kan untuk diaspal, diperbaiki saja tidak.

“Percuma punya anggota dewan, tapi jalan di desa kami jugo dak pernah di aspal. Malah semakin parah,” keluh masyarakat saat di jumpai dinamikajambi.com, Rabu (28/11).

Selain itu, Dikatakan juga oleh masyarakat Desa Tanjung Gedang, bahwa para Caleg, dan Pemerintah itu hanya mengumbar janji. Katanya ingin memperbaiki, nyatanya hingga saat ini tak ada yang dilakukan terhadap jalan tersebut.

“Dari calon DPR, calon bupati sampai dengan bupati. Lah sering nian moto jalan, dan berjanji menjadikan jalan kami jalan hitam. Nyato nyo masih seperti ini lah,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa (Kades) Tanjung Gedang, Marzuk menyampaikan bahwa dirinya bersama 2 Kades Empang Benao dan Keroya pernah bertemu bupati. Saat itu, Bupati mengatakan kepada mereka sudah dianggarkan untuk perbaikan jalan itu, di tahun 2018 ini.

“Sudah pernah kami menghadap pak bupati. Katanya sudah di anggarkan untuk tahun 2018 ini, tapi sampai mendekati akhir tahun belum juga di realisasi.” paparnya.

Untuk itu, masyarakat 3 desa ini berharap kepada Bupati Merangin, agar menepati janji untuk memperbaiki jalan di desa mereka tersebut. (Tr05)