Bupati Serukan Tak Ada Lagi Kembang Api di Pembukaan MTQ

Pemerintahan

SAROLANGUN – Jauh dari sebelumnya, pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Puseko, sering kali menggunakan kembang api pada saar acara pembukaan. Namun perlu diingat, untuk kedepannya tidak diperbolehkan lagi menggunakan hal tersebut.

Perihal ini di serukan oleh Bupati Sarolangun, Drs.H. Cek Endra pada saat pembukaan MTQ ke XIX tingkat Kabupaten Sarolangun, di Kecamatan Air Hitam. Menurutnya, pembukaan MTQ dengan semaraknya menggunakan kembang api bukanlah budaya Sarolangun. Tentu perihal ini harus diingat, oleh masyarakat setempat.

“Yang jelas sudah tidak menggunakan kembang api, mulai dari kecamatan hingga kabupaten ini. Saya bersyukur para camat, sudah mulai tidak meniru kebudayaan yang tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Alhamdulilah sesuai dengan tema MTQ kita ini, “ ungkapnya.

Pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten di Kecamatan Air hitam, merupakan salah satu pencarian bibit Qori dan Qoriah, yang terbaik untuk menghadap MTQ tingkat Provinsi Jambi yang nantinya akan diselenggrakan.

“Ini MTQ ke 19 tingkat kabupaten sarolangun, dalam rangka menghadapi MTQ Provinsi. Saya pikir seluruh kecamatan mengirim para kafilahnya masing-masing, dan saya mengintruksi ini bukan tingkat kabupaten. Tetapi tingkat kecamatanpun, persiapannya sudah cukup baik dengan latihannya.” jelasnya.

Saat disinggung jika ada Kecamatan yang menggunakan jasa Qori dan Qoriah, dari daerah lain, Bupati mengatakan jangan sampai ada yang seperti itu. Sebab Kabupaten Sarolangun, memang harus mengandalkan qori qoriah lokal.

“Alhamdulilah kita memperjuang dengan sekuat tenaga, untuk tampil di provinsi nanti, agar sarolangun kedepan rangkingnya agar bisa lebih baik lagi dari MTQ sebelumnya. Tadi saya sudah sampaikan, kalau bisa sarolangun menjadi tiga besar untuk MTQ tingkat Provinsi Jambi, yang terjadi pada hari ini. Bukan sarolangun mendatangkan qori dari luar, tetapi orang luar banyak menggunakan Qori sarolangun. Ini yang terjadi. Asal tau saja qori yang mendapat nilai terbaik di jambi, lalu itu merupakan Qori asal sarolangun.“ pungkasnya. (Ajk)