Operasi Zebra 2018 Meningkat 14,11 Persen, Berikut Jumlah Pelanggarannya

0
184

JAMBI – Setelah dilaksakan Razia Operasi Zebra beberapa hari belakangan ini, Satlantas Polresta Jambi berhasil mengumpulkan ribuan pelanggaran yang dilakukan pengendara.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekretaris Operasional Daerah (Kaset Opsda) Polresta Jambi, Kompol Ricky Hadiyanto mengatakan bahwa pelanggaran terbanyak tahun 2018 ini, yakni kendaraan roda dua.

“Pelanggar terbanyak kendaraan bermotor roda dua. Untuk jenis pelanggaran terbanyak dari 7 sasaran operasi ini, yaitu penggunaan helm, Kemudian melawan arus, menggunakan hp, dan terakhir pelanggaran dibawah umur.” Kata Kompol Ricky pada awak media, Selasa (13/11/18).

Sementara itu, untuk jumlah tilang tahun 2018 ini. Kompol Ricky mengatakan bahwa jumlah pelanggarannya meningkat sebanyak 14,11 persen, dibandingkan dengan tahun 2017 lalu.

“Untuk jumlah tilang tahun 2018 ini, yaitu sejumlah 17.585 tilang. Dibandingkan dengan tahun 2017 sejumlah 15.410. Jadi ada peningkatan kurang lebih 14, 11 persen.” paparnya.

Dirinya menyebut, bahwa jenis pelanggaran yang prioritas paling banyak dilakukan, yakni tidak menggunakan helm.

“Pakai helm tapi tidak berstandar SNI. Untuk jumlah tilangnya yaitu sejumlah 7.427 pelanggaran, tilang untuk pelanggaran yang tidak memggunakan helm.” jelasnya.

Untuk itu, pihak Polresta Jambi berharap. Demi menciptakan keamanan, kenyamanan, dan ketertiban pengendara berlalu lintas. Kompol Ricky meminta masyarakat agar selalu tertib, tidak pada saat dilaksakan operasi zebra saja, akan tetati diluar itu tetap patuh.

“Diluar itu, kamiberharap masyarakat untuk selalu tertib dalam berkendara. Kami juga akan terus melaksanakan kegiatan-kegiatan kepolisian, untuk mewujudkaan ketertiban lalu lintas . Adapun operasi lainnya, seperti operasi patuh dan lainnya.” pungkasnya. (Nrs)