Sempat Hilang Kontak, Lion Air 610 Jatuh di Karawang

Berita Bisnis Nasional

JAKARTA – Kabar mengejutkan kembali datang dari lalu lintas udara. Dimana, pesawat Lion Air 610 dikabarkan hilang kontak usai lepas landas dari Jakarta, Senin (29/10). Pesawat yang take off sekira 06.20 Wib dan kehilangan kontak sekira pukul 06.33 Wib, ramai dikabarkan mendarat di Pangkal Pinang sekira pukul 09.00 Wib di WhatsApp.

Namun belakangan, keberadaan pesawat terpantau kecelakaan. Kantor SAR DKI Jakarta membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima dari vts Tanjung Priok tug boat AS JAYA II

Berita terkini : Pesawat Lion Air Alami Kecelakaan, Dua Penumpang Bayi di Dalamnya

Pada TW 1029 0740 G, terima informasi dari vts Tanjung Priok Pak Suyadi (0812 9649 3005), tug boat AS JAYA II rute Kalimantan Selatan – Marunda melihat pesawat Lion Air diduga jatuh di sekitar Tanjung Karawang.

Pada TW 1029 0750 G, rescuer Kansar Jakarta dan RIB 03 Kansar Jakarta bergerak ke lokasi koordinat kejadian untuk melakukan operasi SAR.

Tim bergerak dengan membawa sejumlah peralatan KN SAR 224 Basudewa, RIB 03, Rescue car carrier, alat Selam, Peralatan SAR air lainya.

Humas Airnav Indonesia, Yohanes Sirait, mengatakan pesawat Lion Air dikabarkan hilang pada pukul 06.33 WIB.

Informasi tersebut kini sudah diteruskan ke tim SAR.

Berita Terkait : 178 Penumpang, Ini Data Terkini Penerbangan Lion Air Yang Jatuh

“Betul bahwa pesawat Lion JT 610 mengalami lost contact. Kami telah meneruskan informasi kepada tim SAR,” katanya seperti dilansir detikcom, Senin (29/10/2018).

Berita Lainnya : Batanghari Wakili Jambi di Parade Busana Daerah Ke X

Pihak Airnav juga sudah berkoordinasi dengan Kemenhub atas insiden ini.

“Kami lakukan dengan melaporkan ke Kemenhub,” ujarnya.

Sementara dilansir CNNIndonesia.com, Basarnas turut membenarkan hal tersebut. Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI M Syaugi menyebutkan jatuhnya pesawat tersebut.

“Iya, Pesawat Lion Air JT610 jatuh. Puing-puing sudah ditemukan kami sudah mencatat titik koordinatnya,” katanya.