Dengan Ulama, Batanghari Jauhkan Radikalisme

Pemerintahan

BATANGHARI – Pemerintah Kabupaten Batanghari melakukan penguatan kapasitas penyuluh agama dalam menghadapi radikalisme melalui forum pencegahan terorisme.

“Dalam prakteknya di lapangan, peran penyuluh, da’i dan tokoh agama sama halnya dengan tugas seorang intelejen, sehingga perlu dilakukan peningkatan kapasitas,” kata Sekretaris Daerah Batanghari Bakhtiar di Muarabulian, Kamis (18/10/18).

Upaya peningkatan kapasitas penyuluh agama tersebut karena mereka harus pro aktit dalam melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap aliran menyimpang lainnya. Terutama yang mengarah kepada terorisme.

Sementara itu Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Ahmad Syukri Saleh mengatakan kegiatan tersebut perlu dilakukan karena terorisme yang tersebar tersebut kebanyakan orang-orang dari luar daerah Provinsi setempat. Sehingga perlu dilakukan pengawasan oleh masyarakat terutama oleh penyuluh agama.

“Penguatan kapasitas ini dilakukan terhadap penyuluh agama karena penyuluh agama orang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat luas,” kata Ahmad Syukri Saleh.

Kegiatan tersebut di selenggarakan di ruang pola kantor bupati daerah itu. Yang diikuti oleh 100 orang peserta yang terdiri dari 68 orang penyuluh agama dan selebihnya merupakan perwakilan dari organisasi agama dan guru agama di daerah itu. (Ali kucir)