Realisasi Belanja APBD Sarolangun 42,23 Persen

Berita Jambi Pemerintahan

SAROLANGUN,- Berdasarkan catatan Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun, Realisasi Belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2018 ini baru mencapai 590 Miliar Per 31 Agustus 2018.

“Catatan itu dari total ABPD murni tahun 2018 sebesar 1.249.250.251.541 Triliun. Dengan Realisasi belanja baru mencapai 590.015.244.332 Miliar dengan persentase baru mencapai 42,23 persen, “kata Kepala BPKAD Sarolangun, Emalia Sari di Sarolangun, Senin.

Ia mengatakan uraian catatan tersebut berasal dari belanja tidak langsung (BTL) dengan total anggaran sebesar 648. 459. 268. 724 Miliar sementara realisasinya 334. 974. 490. 247 Miliar dengan persentase sebesar 51,66 persen.

“Sedangkan untuk belanja langsung (BL) anggarannya sebesar 600. 801. 081. 819 Miliar, realisasinya baru sebesar 255. 040. 754. 085 Miliar dengan persentase sebesar 42,45 persen,” katanya.

Ia menjelaskan, terhadap capaian tersebut harusnya realisasi belanja sudah harus diatas 50 persen. Namun hal itu tidak tercapai mengingat adanya berbagai kendala, mulai dari keterlambatan pelelangan hingga adanya keterlambatan bendahara setiap dinas membuat laporan.

“Harusnya memang sudah diatas 50 persen, kemungkinan besar keterlambatan seperti ini biasa. Bisa adanya hambatan pelelangan, kalau di dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa jadi bendahara yang lambat membuat spj, salah satunya itulah,” kata Ema.

Ia menyebut, selain itu dana tunggu untuk belanja tidak terduga (BTT) dalam APBD Murni tahun 2018 ini sebesar 1,5 Miliar dengan Realisasi belanja sudah sebesar 592.609.180 juta dengan persentase sebesar 39,51 persen.

Terhadap hal itu ia menghimbau agar seluruh OPD dalam lingkup pemerintah kabupaten sarolangun agar segera melakukan pencairan sesuai tahapannya agar tidak menumpuk diakhir tahun ini.

“Mohon agar OPD melakukan pencairan sesuai tahapannya, dan untuk OPD yang berhubungan dengan pihak ketiga untuk segera melaksanakan penyelesaian pekerjaaannya dan segera mengajukan pecairannya. Jangan sampai menumpuk diakhir tahun, “Imbuhnya.(Ajk)