Perjuangan AMB Terkait Angkutan Batubara, Terbelah

Berita Daerah Hukrim

BATANGHARI – Upaya gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Batanghari (AMB) terkait lalulintas angkutan batubara, tampaknya pincang. Konon, AMB sudah terbagi dua kelompok, karena permasalahan batubara ini terkesan tidak transparan dalam penyelesaiyannya.

Yeni dari LSM Komando wilayah kerja Batanghari mengatakan bahwa, permasalahan angkutan batubara ini tidak transparan dan juga terkesan berjalan ditempat, tanpa adanya penyelesaian.

“Kami sangat kecewa karena permasalahan ini tidak ada transparan, masalah ini di “Peti Es” kan, katanya kami akan diundang untuk permasalahan ini. Tapi nyatanya, mereka (sopir angkutan batubara dan beberapa LSM) sudah membuat suatu perkumpulan di Desa Tenam, sedangkan anggota yang ikut demo tidak pernah dilibatkan. Katanya mereka dapat uang untuk menjinakkan Fauzan, ketua LMP (Laskar Merah Putih) tapi nyatanya uangnya diambil oleh Icil Lagua (LSM Somasi),” ujar yeni

Ketika ditanyakan kapan terjadinya perkumpulan di Desa Tenam itu, Yeni mengaku tidak tahu pasti.

“Kalau kapan terjadinya pertemuan itu saya tidak tahu pasti, yang jelas pertemuan itu terjadi pada bulan 4 (April,red) yang lalu dengan dihadiri 5 orang yang salah satunya Icil dan si Pian,” lanjut Yeni

Yeni juga mengatakan bahwa permasalahan batubara mulai ‘kabur’ dan tanpa progres. Malahan, Yeni menyebutkan adanya gerakan tutup mulut.

“Permasalahan batubara ini seakan jalan ditempat dan ketika ditanyakan persoalan batubara ini mereka diam semua dan tutup mulut semua,” tutup Yeni. (Ali Kucir)