Karena Program Kades Ini, Bikin Warga Tebang Pohon Sawit

Daerah

MUARO JAMBI Program pemerintah Desa Mingkung Jaya, Kecamatan Sungai Gelam dibawah komando Kepala Desa, Girah Purnomo, layak mendapat apresiasi. Pasalnya, program tersebut, menjawab 3 permasalahan ditengah masyarakatnya. Selain Kemarau, program ini juga untuk pemanfaatan pekarangan, kelestarian lingkungan dan diharapkan jadi sentra buah-buahan.

Ditemui awak media, Girah mengungkapkan bagaimana kemarau menjadi persoalan yang berlarut di desanya. Pemukiman warga Desa Mingkung, dipenuhi tanaman sawit yang ditanam dipekarangan rumah.

Untuk mengatasinya, Desa Mingkung menjalin kerja sama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), untuk mengganti pohon sawit yang menyerap air sangat besar, diganti dengan tanaman yang menyimpan air. Tak hanya pekarangan yang terdapat pohon sawit, pekarangan kosong pun dimanfaatkan dengan di isi bibit buah-buahan.

“Pekarangan rumah yang kosong, akan dikasih bibit buah-buahan seperti buah Rambutan, buah Mangga,buah Klengkeng, buah Sukun dan buah Alpokat,” ungkap Kades saat dibincangi.

Dengan begitu, sambung Girah, Desa Mingkung menjadi desa yang penuh dengan pepohonan dan lebih penting, udara menjadi sejuk kembali.

“Jika ada pekarangan yang sudah di tanam sawit, warga suka rela menebang sawit untuk pelestarian lingkungan di masa depan. Dan yang belum mendapatkan akan kembali kita usulkan agar semua kebagian,” paparnya.

Baca : 6 Rumah Desa Trimulya Jaya Terendam Banjir, Ini Rupanya Penyebabnya

Baca : Takut Kriminalitas, Warga Minta Perbaikan LPJU Yang 3 Bulan..

Baca : Siap Dukung Kopi Arabika, Wagub dan Petani Sepakat Jaga TNKS

Kades menjelaskan, bibit tersebut didapatkan dari BPDAS dan dibagikan ke masyarakat secara gratis. Tiap 1 KK akan mendapatkan 3 bibit buah. Dan jika ada yang lebih dari 3 bibit buah, warga tersebut, sambung Kades, merelakan sawitnya ditebang. (Tr01)