Fendro Sakit Langka, Bayi Berusia 1 Bulan Diduga Terlantar

Berita Jambi

SENGETI – Dugaan penelantaran pasien pada bayi bernama Debora yang akhirnya meninggal dunia di Jakarta, juga terjadi di RSUD Ahmad Ripin. Pasien bernama Fendro Al Gifari berusia sekitar 1 bulan, diduga tak mendapatkan penanganan yang tepat dari rumah sakit plat merah itu. Persoalan BPJS menjadi bagian dari dugaan ini.

Diketahui bayi yang bernama Fendro, anak ketiga dari Yunita warga kurang mampu dari RT 01, Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan mengalami kelainan penyakit kulit semenjak lahir yang mengelupas seperti sisik ular.

Bayi malang ini dibawa oleh orang tuanya agar dapat penanganan dari RSUD Ahmad Ripin. Akan tetapi sempat disuruh kembali kerumah karena tidak memiliki BPJS. Disebutkan pula alasan tidak ada dokter spesialis anak yang bertugas hari itu.

“Hari Selasa (12/9) kemarin, saya membawa anak saya ke RSUD Ahmad Ripin, tapi saya disuruh kembali saja bu kata pihak Rumah Sakit. Sebab dokter spesialisnya tidak ada besok saja datang lagi,” sebut Yunita pada Dinamika Jambi, Rabu (13/9)

Berita Terkait : Bantah Pasien Terlantar, Ini Kata Dirut RSUD

Kemudian, setelah dibawa pulang ke rumah, Kepala Desa Pematang Pulai, Syahroni kembali membawa anaknya tersebut ke RSUD Ahmad Ripin dan akhirnya diterima dan dirawat pada hari itu juga karena Kades memperhitungkan dari sisi kemanusiaan.

“Setelah saya melihat anaknya dibawa kembali, saya langsung berinisiatif untuk menghubungi pak camat, setelah dapat rekomendasi dari camat langsung saya bawa bayi tersebut, dan alhamdulillah bisa dirawat pada hari itu juga,” tutur Syahroni. (Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.