Izinkan Warung Makan Buka di Bulan Puasa, Bupati Ini Disebut Gila

Nasional

PURWAKARTA -Bupati yang satu ini memang selalu menerapkan kebijakan yang berbeda dengan daerah lain. Seperti setiap bulan Ramadan tiba, kabupaten yang dipimpinnya lebih memilih kebijakan toleransi.

Jika daerah lain mewajibkan seluruh rumah atau warung makan untuk tutup, namun di Purwakarta justru sebaliknya. Bahkan, Purwakarta yang dipimpin Dedi Mulyadi itu juga tidak melarang siapa pun untuk makan di siang hari saat puasa.

Tentunya di balik itu semua banyak tangtangan yang dihadapi oleh kepala daerah yang akrab dipanggil Kang Dedi ini. Selain cemoohan, berbagai kecaman datang dari beberapa pihak. Terlebih kebijakan yang diistilahkan ‘Ramadan Toleran’ itu tidak hanya diterapkan tahun ini saja.

“Ya, sudah dua tahun terakhir. Tahun lalu juga sama, kita tidak melarang rumah makan untuk tutup pada bulan puasa. Kebijakan saya memang banyak yang menentang. Saya sempat disebut gila, goblok, enggak mikir, otak di dengkul karena mengeluarkan kebijakan itu,” kata Kang Dedi, Senin (13/6) seperti yang dikutip okezone.com

Namun seiring berjalannya waktu kebijakan tersebut dapat diterima oleh semua kalangan. Bahkan, sejak diterima masyarakat kebijakan tersebut dirasa lebih efektif membangun toleransi antara orang berpuasa dan tidak berpuasa.

“Hanya saja waktu itu Purwakarta belum jadi sorotan media, kalau saat ini sudah jadi pembicaraan orang,” tuturnya.

Bahkan, sejak diberlakukan pada awal Ramadan tahun ini, Dedi mengaku banyak menerima apresiasi dari para kepala daerah lain, dan tidak sedikit dari mereka yang ingin meniru kebijakan tersebut. (okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.