Orang Tua Korban Kutuk Perbuatan ASN Disdik Jambi Yang Cabuli 6 Anak

Orang Tua Korban Kutuk Perbuatan Oknum ASN Disdik Jambi Yang Cabuli 6 Anak

Berita Daerah Berita Viral Hukrim

JAMBI – Terkait Divonis bebasnya Oknum PNS yang bertugas di Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi, AL (45), terdakwa pencabulan terhadap beberapa anak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jambi pada 13 Januari 2020 lalu, menuai penolakan keras dari masyarakat dan orang tua di Jambi.

Baca juga : Imingi Baju dan Sandal Baru, Kakek di Merangin Ini Cabuli Cucunya

Hal ini terlihat saat Sejumlah Orang tua korban mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, dan melakukan aksi damai, Jum’at pagi (14/02/2020).

Aksi yang dinamai dengan “Save Our Sister (SOS)” menuntut ketidak adilan hukum yang dilakukan Hakim PN dalam memberi putusan, kepada pelaku pencabulan anak yang rata-rata berumur 7-14 tahun tersebut.

Di tambah lagi, terdakwa yang merupakan oknum ASN di dunia pendidikan Jambi, tidak pantas melakukan perbuatan tersebut. Bahkan hal ini mencoreng nama Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam aksinya, salah satu massa aksi yang tak lain adalah orang tua korban, menyesali tidak adanya tindakan tegas dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, dalam menyikapi persoalan ini.

“Kami menuntut keadilan bagi anak-anak kami. Apakah tidak malu Pemprov Jambi memperkerjakan ASN yang berbuat cabul,” ujar NN, ibu salah seorang korban.

Hal senada juga disampaikan Selvi salah satu orang tua korban, bahwa anak yang menjadi dicabuli menangis, ketika diminta untuk memperagakan ulang bagaimana peristiwa itu terjadi.

“Anak saya badannya gemetar, ketika berhadapan langsung dengan pelaku ketika di persidangan,” tegasnya.

Selain melakukan aksi damai di depan Kejaksaan tinggi Jambi, orang tua korban juga sudah mengirimkan laporan tentang pelanggaran hak-hak anak yang dilanggar oleh aparat hukum yang ditujukan kepada Komisi Kejaksaan, dan Komisi yudisial.

Mereka berharap kedua lembaga tersebut, dapat menilai dan mengawasi kerja aparat hukum. (Paw)

 

Lihat juga video : Klik Disini