Pelamar Kurang, Perekrutan PPK Terancam Ditunda

Pelamar Kurang, Perekrutan PPK Terancam Ditunda

Berita Daerah Berita Politik

JAMBI – H-1 perekrutan ad hock PPK dan PPS KPU Kota Jambi, masih terhambat oleh kurangnya jumlah pelamar Kecamatan Pasar Kota Jambi. Tak hayal, prosesnya pun terancam diperpanjang atau ditunda.

Hal ini disampaikan Abdul Rohim, selaku Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Jambi, saat dijumpai sejumlah media di ruang kerjanya, Kamis (23/01/2020).

Rohim mengarakan, perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang, sampai pada H-1 sudah menerima 227 pelamar.

Sepuluh kecamatan yang telah memenuhi batas maksimal, akan diproses untuk tahapan selanjutnya.

“Tahapan yang akan diikuti selanjutnya adalah pada tanggal 25-27 Januari 2020, akan ada proses penelitian administrasi. kemudian 28 Januari 2020, akan pengumuman lulus administrasi. Selanjutnya 30 Januari 2020, akan proses seleksi tertulis dan wawancara.” Katanya.

Baca juga : KPU Kota Sungai Penuh Buka Pendaftaran Seleksi Calon Anggota PPK

Namun disayangkan, hingga saat ini Kecamatan Pasar Jambi belum memenuhi batas maksimal 10 pelamar.
Sehingga membuat KPU harus menunggu, dengan kemungkinan jadwal akan dilakukan perpanjangan.

“Kita tinggal menunggu satu kecamatan yang posisinya hari ini belum sampai memenuhi batas maksimal 10, yaitu Kecamatan Pasar Jambi yang masih bertahan dengan 6 pelamar.” Jelasnya.

Baca Juga : Hadapi Pilkada 2020, KPU Bidik Sosialisasi ke Emak-Emak

Oleh karena itu, sesuai regulasi PKPU nomor 13 tahun 2017, hingga besok Pasar Jambi belum juga memenuhi 2×5 yang di butuhkan, maka akan dilakukan perpanjangan selama tiga hari.

Didamping itu, dikatakan Rohim, jika dalam tiga hari Kecamatan Pasar Jambi belum juga memenuhi kuota, maka KPU akan bekerja sama dengan lembaga pendidikan.

“Bila itu juga tidak dapat memenuhi kuota, maka KPU mengambil sikap yaitu akan memproses 6 orang pelamar itu.” Ujarnya. (Nrs)

 

 

Lihat juga videoKlik Disini