Rahima dalam persidangan Kasus Ketok Palu Jambi, Selasa (21/01/2020)

Sidang Ketok Palu, Ini Dia Tempat Pembagian Uang 200 Juta

Berita Daerah Hukrim

JAMBI – Kasus ‘Ketok Palu’ APBD Provinsi Jambi dilanjutkan dengan menghadirkan 23 saksi untuk 3 terdakwa, Selasa (21/01/2020) pagi. Berbagai lokasi pembagian uang, terungkap disini.

Khairil, Rahima, Budiyako, Bustami Yahya, Yanti Maria, Muntalia, Zainuddin, Eka Marlina, Hasim Ayub, Wiwid Iswara, Mauli, Edmon, Abdul Salam, Nurhayati dan Hilalatil Badri dikonfrontasi terkait uang ketok palu.

Dari nama-nama ini, uang yang disebut senilai Rp 200 juta dibagikan saksi dengan banyak tempat. Terungkap dari warung kopi hingga bandara menjadi tempat pembagian uang, dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor, Telanaipura, Kota Jambi.

Ada yang dibagikan saat di bandara, yakni untuk terdakwa, Efendi Hatta. Uang tersebut diberikan saksi Hasanudin yang diambil dari Paut Syakarin.

“Hanya minta tolong antar uang ke bandara,” kata Hasanudin menjawab.

Sementara lokasi lainnya, dilakukan di kediaman seperti pada penyerahan untuk Wiwid Iswara. Khusnindar mengingat betul bahwa telah menyerahkan uang, melalui pembantunya.

Baca Juga : 3 Mantan Pimpinan DPRD Jambi Hadir Dalam Sidang Ketok Palu

“Waktu itu yang terima pembantunya, wanita, masih muda dirumahnya,” kata Khusnindar.

Seperti saksi lainnya, penyampaian Khusnidar juga dibantah Wiwid membantah menerima uang tersebut.

“Benar saya ada pembantu wanita dan masih muda,” jawab Wiwid.

Lihat Gol Maut di Semi Final Gubernur Cup 2020 : Klik Disini

Sementara bantahan juga disampaikan Rahima, anggota DPRD Provinsi saat ini. Ia disebut menerima uang yang diantarkan ke Rumah Dinas Wakil Gubernur dalam kantong plastik hitam.

“Tidak ada,” katanya. (Red)