Polsek Pauh Amankan Kawanan Pembobol Rumah

Polsek Pauh Bekuk Kawanan Pembobol Rumah Lintas Kabupaten

Hukrim

SAROLANGUN – Polsek Pauh berhasil membekuk kawanan pembobol rumah dan curat motor. Mereka beraksi di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi.

Untuk diketahui sebelumnya, SN (24) warga Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, menjadi korban kawanan ini pada Kamis (16/01/2020) yang lalu. Tak butuh lama, polisi meringkus HG alias Bujang (22) warga Desa Belango Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (17/01/2020).

Tak sendirian, pencurian sepeda motor itu milik SN itu dilakukan Bujang bersama 3 orang rekannya.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, S.IK, M.Si melalui Kapolsek Pauh IPTU I.B. Made Oka Wijaya, SH mengatakan dari 3 rekannya HG tersebut, sebanyak 2 pelaku berhasil diamankan yakni berinisial FD (20), warga Lubuk Napal dan IG (33) warga Desa Danau Serdang Kecamatan Pauh.

Sedangkan 1 orang rekannya lagi berinisial IW, masih dalam pengejaran dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Pauh.

“Sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/B- 04 /I/2020/JMB/RES SRL/SEK Pauh, Tanggal 16 Januari 2020, korban mengaku kehilangan satu unit sepeda motor beat dan senapan angin yang masih bagus seharga Rp 2 juta,” katanya.

HG dilansir Penajambi.id rupanya seorang pemain dengan sejumlah kejahatan di berbagai daerah. Diantaranya bongkar rumah, kawanan mencuri motor beat dengan lokasi di Pamenang, Kabupaten Merangin. Bongkar rumah, mencuri Jupiter warna merah TKP Luncuk Kabupaten Batanghari lalu mencuri HP Samsung dan Xiaomi di Pelawan Kabupaten Sarolangun.

Baca Juga : Pelaku Pembakaran Lahan di Mandiangin Diamankan, Ternyata Orang Batanghari

Kasus curas Vario Techno dan Penggelapan sepeda motor supra dan HP samsung, TKP Damsiambang serta Curat motor di Pasar Sarolangun depan Toko Mas.

Dari tangan komplotan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, berupa 1 Buah Kikir, 1 motor Satria FU  dan 1 motor Mio J.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan Sanksi tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana yang dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara,” katanya. (Nil/red)