Kusnindar Sebut Pernah 2 Kali Berikan Uang ke Khairil dan Budiyako

Kusnindar Sebut Pernah 2 Kali Berikan Uang ke Khairil dan Budiyako

Berita Daerah Hukrim Parlemen

JAMBI – Beberapa Anggota DPRD Provinsi periode 2019-2014, dihadirkan dalam sidang lanjutan ketok palu RAPBD tahun 2017-2018, diantaranya yakni Budiyako dan Khairil, Selasa (21/01/2020).

2 anggota dewan Provinsi Jambi ini dihadirkan sebagai saksi, terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhammadiyah  di Pengadilan Negeri Jambi.

Dalam persidangan tersebut, pihak swasta Kusnindar yang juga dihadiri sebagai saksi, menyebut pernah memberikan uang dua kali kepada Khiaril dan Budiyako.

Baca juga : Saksi Kasus Ketok Palu Kembali Dihadirkan di Persidangan

Kalau pemberian uang untuk Budiyako, Kusnindar memberikannya yakni pada bulan 3 dan 7 tahun 2017.

“Iya dua kali, bulan 3 dan 7. yang pertama Kawasan Simpang Puri Mayang itu saya lupa jalannya, terus satu lagi di jalan dekat rumah.” Katanya.

Hal ini pun juga diakui oleh Budiyako, saat ditanyakan oleh jaksa dalam persidangan tersebut.

Namun saat ditanyakan apakah uang yang diberikan pada Budiyako itu untuk ketok palu atau hutang? Kusnindar tidak bisa pastikan, karena sudah lupa.

“Saya pikir uang ketok palu saya kasih.
Saya gak ingat lagi antara ketok palu atau utang. Kalau dari total klop bayar utang,” jelasnya.

Sementara itu, untuk dua kali pemberian uang kepada Khairil, Kusnindar pernah di protes, karena uangnya kurang.

“Dua kali berikan uang ke Khairil, pada saat itu Khairil bilang ke saya, jok ini 97 jok, banyak kurangnya ni,” kata Kusnindar.

Saat ditanya hakim berapa kekurangan uang tersebut, ia menyebut masih kurang Rp. 30 Juta.

“Kurangnya 30 juta,” jawab Kusnindar. (Nrs)