Kredit dari pembiayaan sudah lunas angsurannya sejak 2016, warga Bangko, Merangin kaget dengan denda puluhan juta saat hendak tebus BPKB. 

Tebus BPKB, Warga Bangko Dikenai Denda 56 Juta

Berita Bisnis Berita Daerah

BUNGO – Pinjaman dari pembiayaan sudah lunas angsurannya sejak 2016, warga Bangko, Kabupaten Merangin ini bikin kaget dengan denda puluhan juta saat hendak tebus BPKB.

Keberatan, konsumen pun mendatangi Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara Indonesia.

Rabu (15/01/20) Ketua LPKNI bersama mendampingi Anita. Awalnya, Anita menggadaikan surat BPKB mobil kepada pihak leasing “Clipan Finance” di Kota Bungo.

Menurut meterangan dan berkas yang dimiliki Anita, bahwa ia sudah melunasi semua angsuran tersebut 2016. Sayangnya, Ia harus membayar denda berjalan sebanyak Rp 56 juta untuk mendapatkan atau tebus BPKB tersebut.

Berita Terkait : Ngotot Denda Puluhan Juta, Leasing Ini Diseret ke Pengadilan

Lihat Juga : Para Perempuan Demo, Tolak Vonis Bebas Terdakwa Pencabulan

Hal inilah yang membuat Sukarlan, Ketua LPKNI ini meradang. Denda ini dinilai sangat merugikan masyarakat.

“Denda sebanyak itu sangatlah merugikan masyarakat. Saya mau denda semacam ini dihapuskan. Karena konsumen saya sudah melunaskan angsurannya.” tegas Sukarlan.

Baca Juga : Tarik Motor Dijalan, 2 Debt Collector Diciduk Polisi

Baca Juga : Sadis, Telat 1 Bulan, Mobil Truk Warga Tebo Ditarik di Jalan

Untuk menindaklanjuti permasalahan ini, perwakilan Clipan Finance yang menerima kunjungan LPKNI meminta kelonggaran waktu sampai besok, Kamis (16/01/20) pukul 10.00 Wib

“Kami bicarakan dulu hal ini dengan pimpinan kami. Besok jam 10.00 Kami hubungi bapak lagi,” pinta Andri.

(Hsb)