Awas Audit BPK RI, Ini Pesan Bupati Pada Pengukuhan Adat 8 Kades

Desa Membangun Muaro Jambi Pemerintahan

MUARO JAMBI – Bertempat di Kantor Camat Kumpeh, Jumat (13/12/2019) sore, Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro mengukuhkan Kepala Desa dan Lurah di Kecamatan Kumpeh.

Pengukuhan 8 Kepala Desa (Kades) dan 1 Lurah sebagai Pemangku Adat dilangsungkan pula pelantikan Tim Penggerak PKK.

Acara dilanjutkan dengan Tunjuk Ajar Tegur Sapo yang akan disampaikan oleh Ketuo Lembaga Adat Melayu Jambi Bumi Sailun Salimbai. Ada 20 pesan yang disampaikan untuk para kades dan lurah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pada para Kades dan lurah, untuk memberikan kepemimpinan yang baik. Segala sesuatunya di desa, kini menjadi tanggung jawab kades.

“Tolong diselesaikan dulu dengan adat. Misalkan masalah bujang-gadis, masalah rumah tangga, ahli waris dan lainnya,” pintanya.

Ia juga berpesan, agar kades memberikan contoh kepemimpinan teladan. Ia tak mau, kades bermasalah di kemudian hari.

“Kalau datuk bermasalah, saya kena. Saya di cap bupati yang tak bisa mengurus kadesnya,” katanya.

Selain itu, Masnah mengingatkan para kades terkait pengelolaan anggaran desa. Dimana saat ini, pengawasan sudah dari BPK RI dari Inspektorat sebelumnya.

“Kalau kemarin dari Inspektorat, kini diaudit BPK RI. Sayo takut nian nengok datuk-datuk bermasalah. KPK RI, BPK itu dari pusat,” katanya.

Kepala KUA Kecamatan Kumpeh, menutup acara yang dihadiri Anggota DPRD Muaro Jambi dari Fraksi PKB, Elpin Junaidi dan Fraksi PDIP Usman Khalik, Kapolsek Kumpeh Ilir, AKP Rudy Hambali SH dan Danramil 0415-01 Suak Kandis.

(Erw)