Peringatan Hari Ibu ke 90 dan HUT DWP Ke 20 Berlangsung Meriah

Batanghari Pemerintahan

MUARA BULIAN – Bupati Batanghari diwakili oleh Asisten II Setda Batanghari, M. Rifa’i menghadiri Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-91, di Rumah Dinas Bupati Batanghari, Senin (09/12/2019) pagi.

Kegiatan tersebut juga sekaligus merayakan HUT Dharma Wanita Persatuan Ke-20, Tingkat Kabupaten Batanghari Tahun 2019.

Selain Asisten II, turut pula hadir Ketua TP-PKK Kabupaten Batanghari, Hj.Yunninta Syahirsah, Unsur Forkopimda, Para Kepala OPD, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Batanghari, Para Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Batanghari, Ketua TP-PKK Kecamatan Dalam Kabupaten Batanghari, Serta tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutannya Bupati menyampaikan pada Tahun 2019 ini, Peringatan Hari Ibu sengaja mengambil tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”.

Ia menambahkan subtansi dari tema-tema yang telah di tetapkan, dan di usung setiap tahunnya, adalah agar momentum PHI yang di selengggarakan pada setiap tahun, dapat menumbuhkan semangat perempuan dalam ikut berperan serta membangun negara.

PHI di harapkan sebagai momen penting, untuk mendorong semua pemangku kepentingan, guna memberikan perhatian, dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

“Dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar, bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya. Serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan, sebagai agen penggerak (Agen Of Change).

Selain itu, Tema Perempuan Berdaya, Indonesia Maju ini, juga diharapkan pembangunan yang sedang berlangsung harus memperhatikan, dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia yang masih mengalami kekerasan, diskriminatif dan lain-lain.

“Terakhir saya mengucapkan Selamat Hari Ibu Ke-91, dan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Ke-20 Tingkat Kabupaten Batanghari Tahun 2019. Insya Allah tujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat, perspektif “Perempuan Berdaya.” dapat di capai.

Selanjutnya, juga dapat dilakukan oleh setiap perempuan, sebagai sebuah bentuk kesetaraan dalam peran yang bertujuan mewujudkan harmoni, antara laki-laki dan perempuan.(Ali kincir)