Di Depan DPRD Riau, Komisi II Pastikan Tak Ada Uang Ketok Palu

Daerah Parlemen

JAMBI – Komisi II DPRD Provinsi Jambi menerima kunjungan sejumlah anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau yang berlangsung di ruang rapat pimpinan DPRD Jambi, Selasa (19/11/2019).

Rapat (Hearing) yang dipimpin langsung anggota Komisi II DPRD Provinsi Jambi, Apif Firmansyah membahas terkait Revisi Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 untuk DBH Perkebunan.

Dalam rapat tersebut, ada salah satu anggota DPRD dari Provinsi Riau menyinggung terkait kisah kelam Kasus ketok palu RAPBD 2018 Jambi beberapa waktu lalu, yang kini menjadi ketakutan anggota dewan yang tidak hanya Provinsi Jambi, tetapi di Sumatera.

“Tentu dalam hal ini kita juga ingin merubah paradigma yang beekembang di masyarakat tentang dewan itu,” ujarnya.

Hal senada pun juga disampaikan Apif Firmansyah, bahwa memang saat ini dewan Provinsi Jambi tidak ingin ada lagi paradigma uang ketok palu tersebut, karena hal itu cukup terjadi di tahun lalu.

“Ya ini lah yang ingin kita lakukan, yakni merubah paradigma ketok palu tersebut, sehingga nantinya masyarakat dapat melihat, dewan yang saat ini bukan dewan yang dulu.” Ujarnya.

Dirinya juga mengakui, akibat sejarah kelam tersebut, ia sudah beberapa dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi.

“Saya sudah 10 kali diperiksa KPK pak sebagai saksi, karena dulu saya kan menjadi ajudan pribadi pak Gubernur Jambi, Zumi Zola,” singkatnya. (Nrs)