Buah Trek, Harga TBS Sawit di Jambi Naik Hingga Rp 1.560

Bisnis Daerah

JAMBI – Pertengahan bulan November 2019 ini, sepertinya harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa sawit di Provinsi Jambi kembali membaik.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com di ruang kerjanya, Senin (18/11/2019) sore.

Agus menyampaikan, dibandingkan dengan minggu lalu, harga TBS kelapa sawit di Jambi untuk minggu in mengalami kenaikan menjadi Rp. 1.560 perkilogram (Kg).

“Harga sawit minggu ini naik Rp. 1.560, Cuma agak perlahan naiknya,” kata Agus Rizal.

Menurutnya, naiknya harga sawit ini dikarenakan permintaan perusahaan yang meningkat. Mengingat, saat ini buah sawit lagi trek atau buahnya dikit.

“Bisa saja karena ada sebagian trek, jadi tingkat permintaa pabrik itu jadi meningkat,” jelasnya.

Akan tetapi, kenaikan harga TBS sawit ini juga bisa menjadi sebuah kekhawatiran bagi masyarakat, karena menurutnya di akhir tahun ini kerap kali terjadi penurunan harga, apalagi di Bulan November hingga Desember mendatang.

“Biasanya di Bulan Desember dan mulai November ini turun,” ujarnya.

Agus mengatakan turunnya harga tersebut dikarenakan banyak petani di luar negeri itu memasuki masa panen, mulai dari jagung, kedelai dan yang lainnya yang menghasilkan minyak nabati, sehingga secara tidak langsung akan berdampak kepada harga CPO yang ada di Indonesia.

“Itu karena di luar negeri ada panen, seperti panen Jagung, Kedelai, Bunga Matahari juga panen. Dan itu juga menghasilkan minyak, seperti minyak nabati,” imbuhnya seraya menutup pembicaraan.

Untuk diketahui, harga TBS kelapa sawit naik yang disepakati Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama pihak terkait ini, yakni hanya berlaku bagi petani yang sudah membentuk kemitraan atau kelompok. Bagi petani swadaya atau yang menjual secara individu, itu tergantung kemana dan bagaimana mereka menjualnya. (Nrs)