Dituding Gagal, Fauzi Tegaskan Tak Akan Mundur Sebagai Kadis PU

Daerah Provinsi

JAMBI – Berbagai macam tudingan miring terhadap kinerja Dinas PUPR yang dinilai gagal dan lamban dalam mewujudkan program prioritas Gubernur Fachrori salah satunya pembangunan jembatan layang (Fly Over) ditanggapi langsung Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi.

Disampaikan Fauzi, dirinya mengaku siap untuk membangun jembatan layang senilai Rp 198 Milyar tersebut. Tak hanya itu, ia juga menegaskan tak akan mundur dari jabatannya sebagai Kepala Dinas PUPR meskipun nantinya Fly Over gagal dibangun.

“Buat apa saya mundur. Sebetulnya kami siap, sebenarnya kami telah mengkaji kami telah men asesmen ke kementerian dengan kondisi perencanaan seperti ini. Maka dari itu kita lakukan tender dini,” ucap Fauzi kepada DinamikaJambi.com usai rapat banggar di gedung DPRD Provinsi Jambi, pada Jum’at malam (14/11/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Fauzi juga menyebutkan bahwa semua persyaratan telah lengkap untuk membangun Fly Over pada 2020 mendatang.

“Lengkap boleh kamu cek disitu amdal alin pun semua ada. Kita telah melibatkan pihak kejaksaan juga untuk bebaskan lahan 4 titik itu. Kita juga telah melakukan MoU dengan kejaksaan untuk ada langkah hukum dalam pembebasan lahan,” jelas Fauzi.

“Kalo kita rencana kita matang, dalam hal pembangunan daerah kitakan bukan keputusan sepihak, kita melalui tahapan-tahapan. Jika nanti gol nya terakhir atau finalisasi. itu pengarahan dari TAPD. Eksekutif dan Legislatif nyatakan sepakat untuk menunda atau tidak ya sudah, kita harus menerima itu,” paparnya.

Sementara berdasarkan hasil rapat banggar bersama Dewan Provinsi Jambi, tim TAPD dan Dinas PUPR Provinsi Jambi menyepakati untuk menunda pengerjaan pembangunan jembatan layang (Fly Over) Simpang Mayang, Kota Jambi.

“Malam ini hasil rapat bersama banggar, sesuai yang disaksikan oleh TAPD telah disepakati ditunda (Pembangunan Fly Over, red) yang pada tahun 2021,” ungkap Fauzi.

kata Fauzi, keputusan tersebut hanyalah bersifat sementara. Dan hasil ini nantinya akan disampaikan ke gubernur untuk ditindaklanjuti.

“Namun demikian, tim TAPD ini akan menyampaikan ke pak gubernur. Untuk keputusan sementara seperti itu, hasil inikan akan ditindak lanjuti antara kesepakatan pihak Eksekutif dan legislatif,” jelasnya.

(Wandi)