Sopir Minta Polisi Tangkap Oknum Pemerasan Mobil Batu Bara

Daerah Hukrim

BATANGHARI — Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2002: 855 kata pemerasan dalam bahasa Indonesia berasal dari kata dasar peras yang bisa bermakna leksikal meminta uang dan jenis lain dengan ancaman, hal inilah yang kerap terjadi terhadap sopir Truk Batu Bara.

Sabtu (10/11/2019) kemarin, berdasarkan pantauan Dinamikajambi.com setidaknya terdapat tiga titik pemerasan yang dilakukan sekelompok pemuda yakni dijalan lintas Jambi – Muara Bulian dari daerah Talang Bukit hingga sebelum jembatan Rantau Puri.

Terlihat tumpukan mobil truk Batu Bara di Desa Sungai Buluh, hal ini terjadi karena Sopir truk menghindari pemerasan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda tersebut.

“DO sudah murah, uang jalan sudah dipangkas, nah sekarang kami dikompas (Dipalak/peras, red), sering diantara kami diancam jika tidak memberikan uang, ancamannya tidak lain adalah akan melempar kaca mobil kami,” keluh salah seorang sopir yang enggan menyebutkan namanya.

Para sopir juga berharap kedepannya ada tindakan dari pihak kepolisian untuk menangkap atau menertibkan pelaku pemerasan tersebut agar menimbulkan efek jera kepada para pelaku.

“Kayak berita kemaren tu bang, kan ado yang ditangkap dijalur pantura akibat melakukan pemerasan macam ini, nah kami berharap kepolisian biso bertindak, karno ini sudah sangat meresahkan,” lanjutnya.

(Ali Kucir)