Komisi III Minta Tunggu Soal Hasil Sidak, Warga: Jangan Sampai Masuk Angin

Daerah Hukrim

MERANGIN – Kunjungan Komisi III DPRD Merangin ke PT Kresna Duta Agroindo (KDA), Jelatang, Pamenang pada Rabu (16/10/2019) lalu tengah jadi sorotan.

Baca Juga : Hasil Sidak Komisi III, Mulyadi: Tunggu Dulu

Pertama, karena masyarakat belum juga mendapat informasi hasil inspeksi mendadak (sidak) hingga waktu berjalan 4 pekan saat ini.

Baca Juga : Bocoran Hasil Sidak, PT KDA Positif Hasilkan Limbah B3

Kedua, terendusnya kabar jika hasil sidak sudah diketahui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merangin bahwa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) itu positif menghasilkan limbah B3.

Tetapi, pihak DLH belum juga mengirim surat tembusan hasil pemeriksaan labor ke Komisi III.

Meski begitu, Ketua Komisi III Mulyadi, sebelumnya mengaku sudah mendapat informasi hasil sidak meski hanya secara lisan dari Kadis LH.

“Kesannya seperti ada yang ditutup-tutupi (hasil sidak),” ungkap Samsir, salah satu warga RT 08, Jelatang, yang terdampak pencemaran lingkungan.

Jika sudah ada hasil lanjut Samsir, pihak eksekutif dan legislatif harus segera bergerak cepat. Agar keluhan masyarakat cepat terselesaikan.

“Jangan sampai mereka masuk angin. Pikirkan juga kami yang bertahun-tahun terdampak abu boiler ini, juga jumlah lalat yang meningkat, dan bau busuk limbah perusahaan,” katanya.

Sementara, Mulyadi (Ketua Komisi III) ketika dikonfirmasi mengatakan kalau pihaknya bekerja secara profesional sebagaimana mestinya.

“Jika dikatakan sudah masuk angin, saya katakan belum kembung. Karena memang hasil sidak yang memakan waktu, dan kita belum mendapat surat resmi dari DLH,” katanya sambil tertawa.

Hingga berita ini dirilis, dinamikajambi.com belum berhasil mendapat konfirmasi dari pihak PT KDA. (rdc)