Bukan Fly Over, Ini Tanggapan Rusdi Atasi Kemacetan Simpang Mayang

Parlemen

JAMBI – Rencana pembangunan jembatan layang (Fly Over) Simpang Mayang, Kota Jambi yang diwacanakan Pemerintah Provinsi Jambi tak henti mendapat tolakan keras baik dari masyarakat maupun sejumlah Anggota DPRD Provinsi Jambi.

Fly Over yang di klaim Pemprov bisa menjadi salah satu cara mengatasi kemacetan lalu lintas tersebut dinilai tidak tepat oleh sejumlah Dewan Provinsi Jambi.

Anggota DPRD Provinsi Dapil Kota Jambi, Rusdi menyebutkan wacana pembangunan jembatan layang tidak tepat untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Simpang Mayang.

“Kita bukan menolak pembangunan Fly Over, tapi tolong wacana Pemprov ini ditunda dulu,” ungkap Rusdi, Selasa malam (04/11/2019).

Menurutnya masih banyak cara lain untuk mengatasi kemacetan salah satunya, kata Rusdi, dengan membenahi sejumlah titik baik melebarkan akses jalan serta menertibkan kendaraan yang parkir di sepanjang jalan Simpang Mayang menuju Patimura.

“Coba lihat Ruang Henti Kendaraan (RHK) untuk roda dua yang di cat merah diseluruh badan jalan pas disimpang lampu merah simpang Mayang, ini juga menjadi penyebab kemacetan. Karena banyak motor yang berhenti hingga menutupi akses jalan jika kita mau belok ke kiri atau ke Mayang,” ucap Politisi Partai Berkarya ini.

Berita Terkait: Kami Tak Perlu Bangun Ikon Jambi, “Pikirkan Saja Jalan yang Rusak Parah”

Berita Terkait: Minta Alihkan ke Perbaikan Jalan, F PPP Tetap Tolak Fly Over

Selain RHK, lanjut Rusdi, pelebaran jalan di simpang Mayang juga perlu dilakukan dan menertibkan parkiran atau pintu masuk Mal Jamtos yang berada tak jauh dari simpang lampu merah.

“Coba lihat akses jalan pas disimpang lampu merah, ruas jalannya sempit sekali. Ini menjadi salah satu penyebab kemacetan yang terjadi. Apalagi disaat aktivitas kerja yakni pagi serta sore hari,” lanjut Rusdi.

“Tak hanya itu, kami (Dewan) juga meminta kepada Pemprov agar bisa memanggil pihak manajemen Mal Jamtos agar bisa dibenahi atau di perluas pintu masuk kendaraan ke Mal. Karena jika saat hari libur antrian kendaraan yang hendak ke Mal memakan separoh badan jalan,” ungkap Rusdi.

Berita Terkait: Tolak Keras Fly Over, Nasdem: Masih Banyak Jalan Rusak di Jambi

Berita Terkait: Batalkan Fly Over, Apif: Tanjabbar dan Tanjabtim Lebih Membutuhkan

(Wandi)