Pro Kontra Fly Over, Gubernur Tegaskan Tetap Dibangun

Parlemen Pemerintahan

JAMBI – Terkait Pro Kontra antara pemerintah Provinsi Jambi dan beberapa dewan dan fraksi mengenai rencana pembangun Fly Over di dikawasan Sipin Kota Jambi mendapat jawaban langsung dari Gubernur Jambi.

Hal ini disampaikan Fachrori Umar langsung selaku Gubernur Jambi, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Rabu (30/10/2019) pagi.

Sebelumnya Sapuan Ansori, Anggota DPRD Jambi dari Fraksi NasDem-Hanura, keberatan atas pembangunan Fly Over tersebut.

“Fraksi NasDem waktu menolak keras rencana Pemprov Jambi untuk membangun Fly Over. Karena menurut saya ini tak ada gunanya,” ucap Sapuan Ansori dengan tegas usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi, Rabu (23/10/2019) lalu.

Selanjutnya Sapuan juga menuturkan bahwa pembangunan Fly Over tersebut hanya menghabiskan anggaran semata, karena masih banyak pembangunan infrastruktur jalan yang jauh lebih penting, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Buat apa kita habiskan anggaran ratusan miliar rupiah tapi tak ada manfaatnya bagi masyarakat banyak. Saya minta Pemprov lebih membenahi jalan lintas Bulian-Jambi tepatnya jalan Nes yang berada di Kabupaten Batanghari,” tegasnya.

Selain itu, tak hanya dewan asal Kabupaten Batanghari itu saja yang menolak, beberapa rekannya dari Fraksi lain juga melakukan sikap yang sama, yakni menolak rencanakan pembangunan Fly Over tersebut.

Menanggapi hal tersebut, sepertinya Pemerintah Provinsi Jambi akan tetap melanjutkan pembangunannya, mengingat Fly Over sudah direncanakan sejak awal, dan sudah melewati proses yang sangat panjang.

Seperti yang disampaikan Fachrori, bahwa pembangunan Fly Over, itu sudah lama direncanakan. Mengingat hal itu dirasa dapat menanggulangi kemacetan yang terjadi di Kota Jambi, yang menjadi pusat Kota Provinsi Jambi.

“Terhadap pertanyaan tentang rencana pembangunan fly over, dapat kami jelaskan bahwa pembangunan ini telah direncanakan sejak tahun 2012, untuk mengurai kemacetan di Kota Jambi sebagai ibukota Provinsi Jambi. serta satu-satunya Pusat Kegiatan Nasional di Provinsi Jambi saat ini.” Kata Fachrori saat paripurna DPRD.

Gubernur juga menjelaskan, bahwa rencana ini telah melewati beberapa proses kajian dan analisa, termasuk dokumen UKL/UPL, ANDAL Lalin. Serta rencana rekayasa lalu lintas, yang semuanya telah dipersiapkan.

“Berkaitan dengan pembebasan lahan yang tersisa pada dua titik dan pemindahan instalasi listrik, hal ini telah dipertimbangkan dengan matang dan telah dikoordinasikan dengan pihak terkait.” Ujarnya.

Oleh karena itu, dikatakannya pembangunan tersebut masih sangat memungkinkan untuk diselesaikan, dalam skema jadwal pelaksanaan kegiatan yang telah disusun.

“Penjelasan ini sekaligus menjawab pertanyaan Fraksi PAN, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Nasdem Hanura dan Fraksi Demokrat.” Pungkasnya. (Nrs)