Kepala SD 146 Mentawak Klaim Sudah Ganti Dana  PIP  yang Ditilap dengan Dana BOS? Zubir: Itu Tidak Boleh

Daerah Merangin Pendidikan

MERANGIN-Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri Nomor 146/VI Mentawak, Nalo Tantan, Susmarni, mengklaim bahwa dirinya sudah mengganti dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang ditilapnya dari sejumlah siswa yang semestinya berhak menerimanya.

Baca Juga: Kepala SD 146 Mentawak Tilap Dana PIP? Kepsek Malah Akui…

Namun diakui kepala sekolah (Kepsek) yang baru menjabat sekitar 4 bulan ini, pengganti dana PIP yang diambil tersebut bukanlah menggunakan uang individu atau pribadinya melainkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Total uang yang terpakai sebanyak Rp 20 juta, akumulasi dari 112 siswa penerima dana PIP. Itu sudah saya kembalikan dengan menggunakan dana BOS, dan sudah diterima yang bersangkutan,” kata Susmarni.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Merangin M. Zubir dikonfirmasi tentang penggunaan dana BOS untuk pembayaran dana PIP menegaskan hal tersebut tidak diperbolehkan. Karena masing-masing punya porsi yang berbeda.

“Itu tidak boleh sebenarnya, karena lain-lain porsinya. Kalau dana BOS ada 11 item untuk penggunaan pembelanjaannya. Juga halnya, dana PIP langsung ditransfer ke rekening anak, sedangkan dana BOS ke rekening sekolah,” jelasnya.

Lalu apa tindakan yang akan diambil Disdikbud Merangin? Zubir mengaku pihaknya segera akan melakukan pemanggilan terhadap Kepsek yang bersangkutan untuk mengkroscek apakah tindakan itu benar apa tidak.

“Kita akan memanggil pihak yang bersangkutan (Kepsek) untuk mengkroscek kembali apakah betul telah terjadi pembayaran dana PIP dengan dana BOS. Jadi untuk tindak lanjutnya, tunggu setelah proses pemanggilan atau pengkroscekan dari pihak kami,” pungkasnya. (rdc)