Batalkan Fly Over, Apif: Tanjabbar dan Tanjabtim Lebih Membutuhkan

Parlemen

JAMBI – Impian Pemerintah Provinsi Jambi yang berkeinginan untuk membangun jembatan layang Fly Over yang berlokasi di Simpang Mayang, Kota Jambi, sepertinya tinggal isapan jempol belaka.

Pasalnya, pembangunan yang rencananya akan dikerjakan pada tahun 2020 mendatang tersebut mendapat kecaman keras dari sejumlah Fraksi DPRD Provinsi Jambi.

Penolakan pembangunan Fly Over tersebut disampaikan langsung sejumlah Fraksi dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Nota Pengantar RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2020, Rabu (23/10/2019).

Disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jambi Apif Firmansyah, pembangunan Flay Over tersebut tidak layak dibangun dalam kondisi keungan Provinsi Jambi saat ini.

Berita Terkait : Tolak Keras Fly Over, Nasdem : Masih Banyak Jalan Rusak di Jambi

“Kita saja sedang defisit anggaran, jadi buat apa terus dilakukan pembangunan Flay Over,” ungkap Anggota Komisi III ini.

Politisi Golkar ini juga menyebutkan bahwa masih banyak pembangunan infrastruktur yang lebih bermanfaat bagi masyarakat yang harus diperhatikan Pemprov Jambi.

“Jalan Sabak sampai Rantau Rasau sepanjang 30 an KM kondisi jalannya memperihatinkan. Jalan sabak rasau dilakukan peningkatan dengan sistem rigid beton karena struktur tanah disana gambut sehingga butuh rigit agar bisa tahan lama,” tegas Dewan Provinsi dari Fraksi Golkar tersebut.

(Wandi)