Nama AJB Mencuat, ZA Tak Dianggap

Politik

JAMBI – Penghelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi telah didepan mata. Tak sedikit para kandidat baik sebagai Bakal Calon Gubernur (Bacagub) maupun Bakal Calon Wakil Gubernur (Bawagub) yang telah mendaftarkan diri ke partai politik.

Sama hal nya dengan 2 kader Demokrat Asyafri Jaya Bakri (AJB) serta Zulfikar Ahmad. Mereka saling adu cepat dan mencuri perhatian untuk menjadi Cawagub pada Pilkada 2020 mendatang.

Diantara mereka, ternyata ada yang tak dianggap oleh partai yang mempunyai 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi tersebut yakni Zulfikar Ahmad (ZA).

Hal ini tampak dari nama AJB yang saat ini mencuat serta digadang-gadangkan menjadi kader tunggal yang akan diusung Demokrat menjadi orang nomor 2 di Provinsi Jambi.

Ketua DPD Partai Demokrat, Burhanuddin Mahir menyatakan hanya sosok AJB yang mempunyai potensi untuk diusung partai menjadi Cawagub Jambi pada Pilkada mendatang.

“Hanya AJB yang akan kita usung menjadi Cawagub nanti. Karena beliau salah satu kader yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi,” ungkap Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi kepada awak media di markas Demokrat, Kamis (17/10/2019).

Saat ditanyakan bagaimana dengan nama Zulfikar Ahmad (ZA) yang diketahui telah mendaftarkan diri ke Partai Berkarya, mantan Bupati Muarojambi 2 periode ini menjawab semua ini terserah personal masing-masing.

Pria yang akrab dipanggil Cik Bur tersebut juga menyatakan kekecewaannya terhadap Mantan Bupati Bungo 2 periode Zulfikar Ahmad.

“ZA ini liar, buat apa daftar ke Berkarya yang hanya mempunyai 1 kursi di DPRD,” ungkap Cik Bur.

Seperti diketahui, nama AJB sangat santer terdengar ditengah kalangan politisi. Ditambah AJB pernah mengungkapkan bahwa dirinya siap dan hanya ingin maju jika menjadi wakil dari Walikota Jambi Sy Fasha.

Sementara Sy Fasha sendiri telah menyampaikan niat secara tulus untuk maju dan membangun Provinsi Jambi dan harapannya Demokrat ada bersama dirinya. Pihaknya juga akan jalankan dan siap dengan komitmen yang ada dengan Demokrat. “Karena tanpa Demokrat rasanya kurang lengkap,” ungkap Fasha saat mengembalikan formulir pendaftaran Bacagub Partai Demokrat, Kamis (17/10/2019) kemarin.

Menurut Fasha Demokrat sendiri punya banyak mata dan telinga yang tersebar di Provinsi Jambi.

“Maka dari itu kami ingin bersama Demokrat bukan hanya nanti sebatas bakal calon ataupun calon, tetapi hingga dinyatakan sebagai Gubernur Jambi periode 2021-2024,” katanya.

Sementara Fasha masih enggan menyebutkan apabila diusung Demokrat dirinya akan menjadikan AJB wakilnya pada Pilgub mendatang.

“Kita lihat dulu hasil survey nanti, karena yang jadi pedoman adalah hasil survey bukan nama nama yang diajukan partai pengusung,” ungkap Fasha.

(Wandi)