Kualitas Udara di Jambi Berbahaya, Siswa SD dan SMP Dipulangkan

Daerah

 

JAMBI – Cuaca kabut asap di Kota Jambi yang beberapa waktu lalu tengah melanda Kota Jambi, kini terjadi lagi. Bahkan kualitas udah yang saat ini tengah dirasakan berada di zona berbahaya, sehingga mengharuskan dunia pendidikan terutama di kalangan pelajar SD dan SMP dipulangkan lebih awal dari biasanya.

Kondisi seperti ini sempat membaik beberapa minggu lalu, bahkan caucanya dirasa begitu bersahabat. Namun siapa yang menduga, akibat banyaknya terpantau titik api, sehingga berujung pada Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di beberapa daerah, membuat kualitas udara di Kota Jambi memburuk. Secara terpaksa, pemerintah pun mengeluarkan himbauan keapad pihak sekolah, agar mempercepat proses belajar mengajar para siswa, terkhusus untuk SD dan SMP.

Berdasarkan data AQMS Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Jambi, bahwa kecenderungan kualitas udara berada diatas baku mutu dengan kategori berbahaya.

Oleh karena itu, dengan berpedoman pada maklumat Walikita Jambi JAMBI, Nomor : 180/179 /HKU/2019, Tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap, dan berdasarkan hasil koordinasi DLHD Kota Jambi, Dinas Kesehatan Kota Jambi, Dinas Pendidikan Kota Jambi serta BKPSDMD Kota Jambi, terkait dengan dampak udara terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi siswa di sekolah serta pencegahan dampaknya bagi IBU HAMIL, maka Pemerintah Kota Jambi menetapkan kebijakan untuk hari ini Rabu, 16 Oktober 2019, sebagai berikut :

1.Mempercepat kegiatan belajar mengajar atau memulangkan siswa lebih awal, untuk tingkatan SD dan SMP Negeri dan Swasta sederajat. Sementara untuk TK/PAUD tetap Libur hingga hari Jumat, 18 Oktober 2019.

2. Meliburkan ASN/PTT, Ibu Hamil dilingkup Pemerintah Kota Jambi.

3. Untuk sektor swasta yang karyawannya sedang dalam kondisi hamil, juga dihimbau memberikan dispensasi libur pada hari ini.

4. Pihak sekolah dan ASN Pemkot Jambi diminta aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS DLHD Kota Jambi, yang direlease Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Humas Pemerintah Kota Jambi melalui saluran-saluran komunikasi, seperti sambungan telepon, pesan singkat What’sapp, Media Sosial maupun Media Massa.

Kebijakan ini akan disesuaikan seperlunya dengan memperhatikan kondisi udara, sebagaimana amanat dalam Maklumat dimaksud.

Diketahui, pemberitahuan ini untuk dilaksanakan, disebarluaskan dan diinformasikan kepada masyarakat Kota Jambi. (*/Nrs)