Izhar Majid, Anggota Dewan Provinsi Jambi turun langsung ke lokasi kebakaran lahan, Sabtu (21/09/2019) siang. Ada 3 desa terdampak, termasuk lahan group Sinarmas di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin.

Lahan Sinarmas Group Terbakar Lagi, Dewan Provinsi Prihatin

Politik

PAMENANG – Sabtu pagi (21/9/2019), usai mendapat laporan dari masyarakat terkait banyaknya lahan perkebunan, baik kelapa sawit hingga kebun karet milik warga yang terbakar, langsung direspon cepat Anggota DPRD Provinsi Jambi Izhar Majid.

Anggota dewan dari fraksi Hanura tersebut langsung turun tangan melakukan pemadaman di sejumlah titik api yang menyala.

Berdasarkan pantauan Dinamikajambi.com di lokasi kejadian, tampak ratusan hektar lahan perkebunan milik warga Desa Tanjung Gedang, Empang Benao dan Desa Pamenang di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin hangus terbakar. Tak hanya milik warga, api juga menghanguskan kebun sawit dilahan gambut milik perusahaan perkebunan tiga serumpun, PT. Sinarmas.

Pada kesempatan ini politisi dari partai hanura, selain melakukan peninjauan. Ia pun ikut berjibaku membantu warga memadamkan api dan membagikan masker.

Terkait musibah ini, Izhar majid yang akrab disapa Montok ini sangat berharap kepada pihak perusahaan dan masyarakat bisa segera memadamkan api.

“Sayo ikut prihatin dengan kejadian ini. Saya berharap masyarakat dua kabupaten yakni Sarolangun dan Merangin tidak melakukan pembakaran lahan. Dan sayo berharap api ini bisa segera dipadamkan,” ungkapnya pada peninjauan itu.

Kepada Izhar Majid, salah satu warga Rohmin menceritakan bagaimana upaya mereka dalam memadamkan api meskipun kekurangan alat pemadam kebakaran. Kepada Izhar Majid, mewakili warga desa Rohmin menyampaikan keluhannya.

Berita Terkait : Diduga Biarkan Lahannya Terbakar, Pemerintah Diminta Cabut Izin PT Sinarmas

Tak hanya itu, warga tiga desa tersebut juga berharap kepada pemerintah kabupaten Merangin untuk bisa membantu mengatasi kebakaran tersebut.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah kabupaten merangin untuk bisa membantu kami. Kami sudah tidak sanggup lagi memadamkan api karena tidak ada air dan alatnya” pinta Rohmin selaku warga yang kebunnya hangus dilalap sijago merah.

(Hsb)

Lihat Detik-detik Dewan Provinsi Padamkan Api : Klik Disini