Curi Senjata Api Milik Polisi di Polsek Pauh, Pria Ini Baku Tembak Hingga Tewas

0
677
Jenazah Madan usai tewas baku tembak dengan tim gabungan Polda Jambi, Sabtu (24/08/2019). Madan Saifudin Harahap (24) sebelumnya disergap di Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.
Jenazah Madan usai tewas baku tembak dengan tim gabungan Polda Jambi, Sabtu (24/08/2019). Madan Saifudin Harahap (24) sebelumnya disergap di Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi.

JAMBI – Seorang pria tewas baku tembak dengan polisi. Ia kedapatan mencuri senjata api (Senpi) di Polsek Sarolangun, Sabtu (25/8/19).

Awalnya pria yang diketahui bernama Madan Saifudin Harahap (24), salah satu warga Kecamatan Padang Sidempuan, Sumatera Utara (Sumut) ini merupakan tahanan bebas bersyarat di Polsek tersebut.

Dimana sebelumnya, ia terjerat kasus Narkoba, hingga akhirnya mengikuti proses hukum di Lapas Sabak. Namun karena banyak berulah, kemudian dipindahkan ke Lapas Palembang, dan disitu lah ia mendapat pembebasan bersyarat.

Dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Pol Edi Fariyadi bahwa kejadian ini bermula saat pelaku datang ke Polsek Pauh, dan hendak membuat laporan.

“Saat membuat laporan, pelaku ini berpura pura mau ke toilet, dan ternyata malah masuk ke ruangan Kanit Reskrim Polsek Pauh. Dan pada saat itu Kanit Reskrim sedang mandi,” sebutnya.

Selanjutnya, melihat kondisi ruangan Kanit Reskrim itu tidak ada orang, Pelaku langsung merampas senjata api dan HP, lalu kabur.

“Setelah kita lacak Handphone yang dicuri, ternyata pelaku di berada di Kumpeh,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, Tim gabungan Polres Sarolangun, Polres Muaro Jambi dan Polda Jambi langsung mencari jejak Madan.

Saat dilakukan penangkapan, pelaku yang tewas di tempat itu ternyata sempat menembaki anggota gabungan yang ada di lokasi, sehingga tembakan balik dari anggota juga dilakukan.

“Pelaku ini mengalami luka tembak dibagian dada setelah melakukan baku tembak dengan anggota,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi ituseperti dilansir dari Serambijambi.id.

“Untuk diketahui, tembakan terukur ada 6 peluru yang ditembakkan pelaku, tembakan yang mengarah ke anggota,” tandasnya. (Red)