Licik…Diperiksa Polisi, Obat Kadaluwarsa Yang Diberikan Pada Ibu Hamil Disembunyikan

0
153
Puskesmas dilaporkan ke polisi, usai seorang pasien diduga mendapatkan obat kadaluarsa, atau pun expired. Dari 4 obat, salah satunya diduga membuat pasien sakit perut dan pusing pada Selasa (13/08/2019)
Puskesmas dilaporkan ke polisi, usai seorang pasien diduga mendapatkan obat kadaluarsa, atau pun expired. Dari 4 obat, salah satunya diduga membuat pasien sakit perut dan pusing pada Selasa (13/08/2019)

JAKARTA – Seorang ibu hamil bernama Novi Sri Wahyuni (21) melaporkan pihak Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, Jakarta Utara ke Polsek Metro Penjaringan. Hal itu buntut dikasih obat kadaluwarsa dari sana.

Semua ini dialami korban saat kontrol kandungan pada Selasa 13 Agustus 2019 lalu. Novi diberikan empat jenis obat saat itu. Salah satu jenis obat ternyata sudah kadaluwarsa. Akibatnya korban pun sakit perut dan sakit kepala.

Terkait hal ini, polisi pun memeriksa si apoteker. Sejauh ini, pihaknya juga telah memeriksa beberapa saksi yakni suami korban dan pihak Puskesmas Kamal Muara lain. Sejauh ini diduga ada kelalaian yang dilakukan puskesmas terkait pemberian obat. Obat kadaluwarsa tersebut harusnya didisposal atau dimusnahkan lantaran sudah kadaluwarsa.

Tapi, obat tersebut malah dipindahkan atau disisihkan ke tempat lain. “Sehingga pada saat ada orang yang menebus obat itu masih tercampur dengan obat yang sudah kadaluarsa, sehingga saat obat itu diberikan pada korban ini yang  yang sudah kadaluarsa,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kimbes Budhi Herdi Susianto saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (22/8).

Dia menambahkan pihaknya hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit guna mengetahui apakah ada pengaruh dari obat kadaluwarsa tersebut pada janin yang sedang dikandung korban.

Polisi pun telah menyita beberapa barang bukti sisa obat yang kadaluwarsa dan sejumlah sampel yang diambil dari puskesmas itu.

Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim menambahkan hari ini pihak Puskesmas sudah di BAP. Tapi hasilnya belum bisa dipaparkan, karena hasil pemeriksaan masih ditindaklanjuti.

“Sudah di-BAP. Tapi hasilnya belum bisa disampaikan ya,” kata Mustakim.

Sumber : Pojoksatu.id