Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, RTH Taman Anggrek Terkesan Asal Jadi

0
151
Taman Anggrek dinilai dibangun asal jadi
Taman Anggrek Telanaipura Jambi

JAMBI – Usai dibangun sekitar bulan Desember 2018 lalu, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Anggrek Sri Soedewi kawasan Telanai pura hingga kini tak kunjung diresmikan, Kamis (22/8/19).

Awalnya, alasan RTH Taman Anggrek tersebut tidak bisa segera diresmikan, karena kondisinya yang tidak memungkinkan, dan agak sedikit goyang. Sehingga perlu dilakukan perbaikan ulang.

Seperti yang disampaikan oleh Komisi V DPR RI, H. Bakri, yang saat melakukan kunjungan ke lokasi beberapa waktu lalu. Dirinya menyebut pembangunannya sudah selesai 100 persen, akan tetapi ada beberapa catatan yang perlu ditambah lagi.

Menurutnya, pada saat itu kesiapan pembangunan proyek yang menggunakan dana APBN dan APBD Jambi itu, sudah 100 persen terlaksanakan. Namun ada beberapa hal yang perlu ditambah lagi.

“Sudah selesai 100 persen, tinggal pemeliharaan aja lagi. Ya ada beberapa catatan, memang saya pikir perlu lagi penambahan mungkin lampu, dan mungkin perlu lagi penguatan. Karena memang biasanya perencanaan dan kenyataan itu ada selisih sedikit-sedikit.” kata Bakri pada awak media beberapa waktu lalu.

Selain Bhkari, pejabat Provinsi Jambi lainnya juga sudah beberapa kali melakukan kunjungan, mulai dari Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, M. Dianto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, M. Fauzi, hingga Gubernur Jambi, Fachrori Umar.

Saat mengunjungi RTH Taman Anggrek tersebut, 3 Pejabat Provinsi Jambi itu selalu merencanakan untuk meresmikannya, namun hingga kini tak jua kunjung di lakukan.

Seperti hal nya yang disampaikan Gubernur Jambi, Fachrori yang menyebut akan merencanakan peresmian RTH Taman Anggrek itu pada Bulan Juli 2019 lalu. Namun, pada kenyataan lagi-lagi hal tersebut tidak ada tindakan nyata, sehingga keadaannya saat ini sangat memprihatinkan.

Dilapangan juga terlihat, kondisi RTH yang dibangun dengan anggaran Miliaran Rupiah itu semakin tak terurus, berbagai fasilitas dikawasan tersebut sudah ada yang mulai rusak, bahkan jembatannya yang katanya sudah diperbaiki beberapa waktu lalu, hingga kini masih tetap terasa goyang. Tak hayal, banyak masyarakat yang kawatir dan takut.

Selain itu, sampah berserakan di dalam kawasan taman, pagar, lampu taman dan tong sampah juga tampak rusak. Kemudian, kembang-kembang yang semula tampak hijau kini mulai mati dan menguning, seperti tak terurus.

Melihat kondisi demikian, tidak sedikit dari masyarakat yang berkomentar, dan menanyakan kapan peresmiannya.

Mereka menilai pemerintah tidak serius dalam mengurus pembangunan tersebut.

“Kapan ini diresmikan, ini tamannya udah banyak yang rusak. Sudah berapa bulan ini dibangun, kok masih tak diresmikan, liat tuh sampah berserakan, Fasilitasnya banyak rusak. Kemana pemerintah, kok dibiarkan seperti ini.” sebut salah satu pengunjung.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, saat dikonfirmasi Kepala Dinas (Kadis) PUPR Provinsi Jambi, M Fauzi menyampaikan bahwa peresmian RTH Taman Anggrek Sri Soedewi, direncanakan akan di lakukan dalam akhri bulan ini.

Oleh karena itu, sebelum rencana peresmian tersebut dilakukan, Kadis PUPR itu mengatakan bahwa pihaknya sudah memerintahkan bawahannya untuk membenahi kerusakan-kerusakan yang ada.

“Saya sudah perintahkan untuk dibenahi, kalau itu belum dibenahi kita tidak akan resmikan.” tandasnya.

(Nrs)