Dilarikan ke Rumah Sakit, Joko mengalami luka serius

Hendak Mendahului Bus, 2 Pemuda Pamenang Terkapar Depan Asrama TNI

Daerah Hukrim

MERANGIN – 2 pemuda asal Desa Mampun Baru (B5), Kecamatan Pamenang Barat, Kabupaten Merangin, Minggu (11/08/2019) sekitar pukul 00.05 Wib, terkapar di Jalan Lintas Sumatera. Keduanya menabrak bus Transport Ekspress, setelah hendak mendahului.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu terjadi di Dusun Bangko, Kecamatan Bangko tepatnya depan Simpang Perumahan Asrama TNI 0420/Sarko. Keduanya mengunakan sepeda motor jenis matic tanpa nomor polisi.

Melaju dari arah Kota Bangko hendak menuju ke arah Sarolangun, Joko (20) dan Giat (19) tiba di lokasi bus Transport Exspress yang berpenumpang dari arah berlawanan.

Menurut keterangan dari saksi, Giat teman Joko yang tidak mengalami luka serius mengatakan, temannya itu ingin berbelok. Namun tidak terelakkan, maka kecelakaan terjadi.

Berita Lainnya : Sekolah Favorit di Pamenang Ini, Segera Jadi Sekolah Percontohan

“Ya bang, kami habis ngumpul di Ujung Tanjung, ya mau menuju ke tempat teman. Waktu itu kami yang belok mendadak bang, akhirnya buss itu kami yang tabrak. Tau taunya motor udah masuk kolong bus. Saya pun terpental ke kiri, dan cuma luka di sikut ini aja bang. Namun Joko yang kondisinya parah bang,” terang Giat.

Saat ini kondisi Joko masih di rawat intensif ruang IGD Rumah Sakit Kolonel Abundjani Bangko dengan luka parah di bagian lutut sebelah kiri, muka, tangan dan bagian kaki.

Usai tabrakan, sopir diketahui melarikan diri.
Usai tabrakan, sopir diketahui melarikan diri.

KBO Satlantas Polres Merangin, Iptu Irgazali menjelaskan saat di tempat kejadian, kasus kecelakaan ini masih dalam penyidikan Satlantas Polres Merangin, dan untuk pengemudi bus itu sendiri masih dalam pecarian. Di karenakan, usai kecelakaan supir tersebut di duga melarikan diri.

“Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan ini akan kita amankan terlebih dahulu agar tidak mengganggu arus lalulintas,” tutupnya. (*/BD/Erw)