Loncat-Loncat Hindari Tembakan Polisi, Bapak 2 Anak Ini Kecebur Got

0
331

SURABAYA – Polisi berhasil membekuk Muhammad Dahlan, kurir sabu -sabu. Dia tertangkap karena masuk got gara-gara menghindar dari tangkapan polisi.

Sekujur badan pria 34 tahun itu bau dan kotor. Dari tangannya, polisi menyita satu kresek hitam berisi sepoket sabu-sabu (SS) seberat 28,46 gram.

Warga Pandegiling itu ditangkap pada awal Mei. Anggota Unit IV Subdit II Ditresnarkoba Polda Jatim mendapat informasi adanya transaksi narkoba di Jalan Sriwijaya pukul 01.00.

Setelah diselidiki, pelakunya ternyata Dahlan Anggota unit IV yang dipimpin Kompol Rony Purwahyudi melakukan penyamaran.

Tiga anggota menyaru sebagai tukang ojek online. Tiap anggota membawa motor sendiri. Lengkap dengan jaket berwarna hijau.

Selain itu, ada dua anggota yang membawa mobil operasional. Mobil tersebut dipakai untuk membawa pelaku setelah ditangkap.

”Kami awasi dari kejauhan sambil memastikan bahwa itu memang orang yang dicari,” kata Rony.

Tiga anggota langsung melakukan penggerebekan. Dahlan dihadang dari depan. Namun, dia memilih balik kanan.

Di belakang sudah ada dua anggota yang ikut menghadang. ”Dia tetap lolos. Anggota turun dari motor dan mengejarnya,” jelas Rony.

Perwira dengan satu melati di pundak itu mengatakan, anggota sudah memberikan tembakan peringatan.

Namun, pelaku tetap tidak mau berhenti. Larinya justru dipercepat. Hingga akhirnya anggota mengarahkan senjata ke pelaku.

Baru diberi sekali tembakan, bapak dua anak itu langsung meloncat-loncat. Langkah kakinya terhenti setelah tubuhnya masuk ke saluran air atau got di belakang kantor BCA.

Anggota menghentikan tembakan dan meringkusnya dalam kondisi basah serta bau tidak sedap.

Dahlan dibawa ke Mapolda Jatim untuk diperiksa lebih lanjut. Tas kresek berisi satu plastik klip serbuk kristal yang ditengarai 28,46 gram SS ikut diamankan.

Dirresnarkoba Polda Jatim Kombespol Sentosa Ginting Manik menyatakan, nama Dahlan sejatinya sudah lama menjadi target operasi (TO) kepolisian.

 

 

 

 

 

 

Sumber : JPNN.com